Pelaku Sodomi Pasuruan Mengaku Waktu Kecil Jadi Korban | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pelaku Sodomi Pasuruan Mengaku Waktu Kecil Jadi Korban

  • 17-03-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2253
Pelaku Sodomi Pasuruan Mengaku Waktu Kecil Jadi Korban Tersangka penyekap dan sodomi di Pasuruan Mustofa alias Musdalifa.(ist)

Klikapa.com -Tersangka penyekap dan tindak asusila sodomi di Pasuruan, Mustofa alias Musdalifa,47, mengakui jika menyuka sesama jenis. Dia juga mengakui jika waktu kecil pernah menjadi korban sodomi.

Lelako berumur 47 tahun itu digerebek Tim Satreskrim Polres Pasuruan di rumahnya di wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, 26 Februari 2020 lalu. Menyusul tindak penyekapan dan menyodomi korban yang berumur 18 tahun mulai 23 Februari 2020.

"Saya dulu waktu kecil dicabuli sama guru ngaji saya. Waktu kecil, kapan persisnya lupa," kata Mustofa saat kasusnya dirilis polisi di Mapolres Pasuruan, Selasa (17/3/2020).

Dia juga mengaku bahwa orangtuanya kerap memakaikan baju wanita kepadanya sejak kecil. Hal itu, katanya, salah satu hal yang menyebabkan sifat feminimnya muncul.

"Dari kecil pakai baju perempuan," tambahnya.

Perilaku menyimpang ini lah yang membuat pelaku tumbuh menjadi pria penyuka sesama jenis.

"Hingga sampai saat ini saya sukanya sama laki-laki, perempuan gak tertarik saya," ungkapnya.

Atas dalih itulah, Mustofa mencari sasaran untuk melampiaskan hasrat seksualnya. Untuk mempermudah aksinya, ia memakai ilmu guna-guna atau gendam lintrik.

"Kartu lintrik ini dulu beli, terus saya jadikan pegangan (jimat). Gak beli, itu dari dukun," ucap Mustofa.

Dengan kemampuan gendamnya itu, ia pun mendapat mangsa korban. Setelah diculik dari Alun-alun Bangil, dalam pengaruh gendam, korban dibawa ke rumahnya dan disekap selama tiga hari. Selama tiga hari itu pula korban dicabuli dengan posisi pelaku berperan wanita.

"Aksi pencabulan yang dialami korban ini membuatnya depresi dan trauma," sambung Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda.


BERITA TERKAIT