Kasubag Hukum Pemkot Makassar PDP Corona Meninggal | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kasubag Hukum Pemkot Makassar PDP Corona Meninggal

  • 07-04-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :237
Kasubag Hukum Pemkot Makassar PDP Corona Meninggal Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb (kiri). (dok.viva)

Klikapa.com -Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, membenarkan kabar ada pejabatnya meninggal dunia sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19), di Rumah Sakit Haji Makassar. Senin (6/4/2020) malam.

Pejabat itu adalah Zulkiflie Marauni, Kepala Sub-Bagian Bantuan Hukum Pemerintah Kota Makassar.

Menyusul itu, Iqbal kini memastikan pihaknya saat ini tengah melakukan sterilisasi di lingkungan kerja dan tempat yang pernah dikunjungi almarhum dalam beberapa hari terakhir. 

“Kami akan contact tracing. Besok, rencana kami lakukan pemeriksaan rapid test kepada seluruh yang melakukan kontak terakhir dengan beliau,” kata Iqbal di Posko Induk Info Covid-19 Makassar, Selasa (7/4/2020).

Dia juga meminta semua yang melakukan kontak dengan almarhum beberapa hari terakhir agar segera melapor melalui call center 112 atau hotline Dinas Kesehatan Pemkot Makassar 085255875751, 081343720062, 0811468894. Mereka akan jalani rapid test mulai besok di Puskesmas Makkasau, Jalan Ratulangi, Komplek PDAM, sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona.

“Terkait salah seorang Kasubag kami dari Pemkot Makassar yang meninggal kemarin, menurut keluarga memang telah mengalami gejala klinis selama tiga hari terakhir,” terang Iqbal.

Dia menyampaikan, sebelum wafat, almarhum demam selama tiga hari. Pada hari ketiga sudah tidak bisa bergerak sama sekali sehingga diantar keluarganya ke rumah sakit.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata almarhum juga sudah batuk dan mengalami pneumonia yang merupakan salah satu ciri dari terkena virus Covid -19,” jelas Iqbal.

Zulkiflie meninggal dunia sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19. Namun pemakaman almarhum diperlakukan sesuai standar protokol WHO dalam penanganan jenazah covid - 19.


BERITA TERKAIT