Usai Lebaran PLN dan Pertamina Terapkan New Normal | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Usai Lebaran PLN dan Pertamina Terapkan New Normal

  • 19-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3534
Usai Lebaran PLN dan Pertamina Terapkan New Normal Pertamina dan PLN bersiap terapkan New Normal usai lebaran.(ist)

Klikapa.com -Dua Perusahaan plat merah PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) sama-sama mempersiapkan penerapan skenario normal baru (new normal). Keduanya akan menerapkan opsi itu setelah lebaran.

Kibijakan baru itu diambil setelah kedua perseroan ini menjalankan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) selama dua bulan untuk menekan penyebaran pandemi virus corona.

"Kami menyiapkan diri sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian BUMN, baik secara internal maupun eksternal," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2020).

Secara internal, perusahaan tengah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk pegawai yang bekerja dari kantor maupun dari rumah.

"Sedangkan di sisi eksternal, PLN memastikan bahwa seluruh aktivitas new normal yang akan dimulai setelah lebaran tercukupi kebutuhan listriknya dalam kuantitas dan kualitas yang baik," ujarnya.

Saat ini, sosialisasi kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia juga telah dilakukan, sehingga ketika skenario tersebut dijalankan sudah mengikuti protokol yang dimaksud.

Persiapan menjalankan skenario new normal juga dijalankan PT Pertamina (Persero). Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri BUMN Erick Thohir melalui surat nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

"Pertamina sedang mempersiapkan penyusunan protokol untuk mengantisipasi skenario The New Normal di seluruh lini kegiatan operasional baik di hulu, pengolahan, distribusi hingga pelayanan di SPBU di seluruh Indonesia," ujar Direktur Utama Nicke Widyawati daam keterangan terpisah.

Pada skenario yang akan dimulai pada 25 Mei 2020 tersebut, perseroan menyiapkan protokol yang akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan, diantaranya terkait kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan dan tracking kondisi pekerja.

Selain itu, juga terkait pengaturan kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi, pengaturan pertemuan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi, maupun pengaturan pelayanan kepada pelanggan dengan physical distancing maupun


BERITA TERKAIT