BIdan Sembuh dari Corona Disambut Haru sampai Bersalawat Warga Desa | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

BIdan Sembuh dari Corona Disambut Haru sampai Bersalawat Warga Desa

  • 24-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2901
BIdan Sembuh dari Corona Disambut  Haru sampai Bersalawat Warga Desa Bidan Suwarni yang sembuh dari Corona terharu saat disambut warga dengan meriah.(istimewa)

Klikapa.com -Suasa haru, bersyukur bercampur senang warnai ratusan warga Desa Jambanan Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah saat menyambut salah seorang bidan di desa yang pulang setelah dirawat karena terpapar corona.

Begitu antusiasnya warga desa itu sampai rela berjajar di pinggir jalan desa sekitar dua kilometer untuk menyambut sang bidan seperti pahlawan yang baru datang dari laga.

Sang bidan itu tidak lain adalah Suwarni, 47, yang kesehariannya bertugas di Puskesmas Sidoharjo. Suwarti tertular COVID-19, setelah sempat merawat pasien positif berusia 70 tahun di Puskesmas.

Suwarti sempat menjalani perawatan selama 25 hari di Rumah Sakit Darurat Teknopark Sragen. Dia dinyatakan sembuh usai dua kali hasil uji swab-nya negatif.

Suwarti kemudian pulang dengan diantar menggunakan ambulans, Jumat (22/5) lalu.  Melihat antusiasnya warga desanya menyambut kedatangannya, dia tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. 

Beberapa ibu yang menyemangati di pinggir jalan, bahkan sampai menangis sambil terus meneriakkan kata semangat kepada sang bidan.

Warga di Sragen sambut bidan Corona yang sembuh

Sambutan warga desa saat bidan kesayangannya pulang setelah dinyatakan sembuh dari Corona.(istimewa)

Sementara lantunan selawat juga tak henti dikumandangkan warga hingga Suwarti tiba di rumah. Setibanya di rumah, Suwarti langsung melakukan sujud sebagai ungkapan rasa syukur.

"Saya terharu, ternyata masyarakat Jambanan begitu peduli sama saya. Saya berterima kasih sekali atas sambutannya," cerita Suwarti kepada wartawan, Minggu (24/5/2020).

Suwarti bercerita usai rapid test-nya dinyatakan positif pada 20 April 2020, dirinya langsung menjalani tes swab sehari berikutnya. Hasil swab yang keluar pada 26 April mengkonfirmasi dirinya terpapar Corona.

"Malamnya langsung dijemput petugas untuk dirawat di RSD. Sebenarnya dari awal saya tidak merasa ada gejala apa-apa ya. (Hanya) Meriang-meriang tapi saya anggap biasa karena saya sering merasa seperti itu," paparnya.

Namun sesampainya di RSD Teknopark, hasil rontgen Suwarti menunjukkan ada flek di paru-parunya. Menurut Suwarti, rontgen tersebut


BERITA TERKAIT