Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian Pada Kasus Dua Balita Terpanggang di Dalam Mobil | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian Pada Kasus Dua Balita Terpanggang di Dalam Mobil

  • 26-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2463
Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian Pada Kasus Dua Balita Terpanggang di  Dalam Mobil Mobil yang terbakar dan menewaskan dua bocah tetangganya.(ist)

Klikapa.com -Kepolisian Polres Pasuruan terus melakukan penyelidikan mendalam ikhwal kejadian terbakarnya dua balita di dalam mobil. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan ada unsur kelalaian dalam kasus ini.

Dua bocah bertetangga Aidan Gilang Maulana, 4, dan Kadijah Firdaus Azahrah, 3, ditemukan terpanggang hidup-hidup dalam mobil Daihatsu Charade, N 1274 CV . Kejadian ini terjadi di Dusun Nampes, Deso Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan , Selasa siang (26/5/2020). 


Menurut Rofiq dugaan sementara api muncul dari tangki mobil. Namun pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih mendalam.

Baca Juga:Begini Kejadiannya Dua Bocah Terpanggang di Dalam Mobil

"Dugaan sementara, api tersebut muncul dari tangki mobil sisi kiri belakang. Lalu membakar bagian belakang mobil dan sisi kiri depan mobil. Hal itu membuat korban ini melarikan diri dari pintu kemudi mobil sisi kanan, tapi terganjal tembok, sehingga terjebak dalam kobaran api," jelas Rofiq di TKP.

Meski begitu, Rofiq tidak ingin buru-buru menyimpulkan kejadian itu. Sebab saat ini identifikasi dan olah TKP lanjutan belum tuntas. Karena penyelidikan peristiwa ini harus melibatkan fungsi khusus yang memiliki keahlian untuk menganalisa penyebab kebarakaran.

Baca Juga: Memilukan. Dua Bocah Terpanggang Hdup-hidup Dalam Mobil

Rofiq menyebut bahwa dari kronologis awal, pihaknya sudah mendapat informasi bahwa orangtua korban posisinya ada yang bekerja, ada juga yang di dalam rumah. Sehingga kedua korban yang bermain tidak terkontrol.

Di sisi lain, pemilik rumah sedang keluar rumah untuk bersilaturahmi ke rumah kerabat di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Pemilik meninggalkan mobil dengan kondisi pintu sisi kiri depan tidak terkunci, karena masih dalam tahap perbaikan dan kunci kontak mobil masih menancap.

"Sementara yang terungkap saat ini, kebakaran karena adanya kelalaian-kelalaian. Baik kelalaian dari orangtua korban, juga pemilik kendaraan," beber Rofiq.


BERITA TERKAIT