Ditangkap, Teman Pelaku Curanmor Yang Dihajar Massa di Bululawang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ditangkap, Teman Pelaku Curanmor Yang Dihajar Massa di Bululawang

  • 26-05-2020 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2550
Ditangkap, Teman Pelaku Curanmor Yang Dihajar Massa di Bululawang Dua maling motor di Bululawang yang berhasil diiringkus polisi.(fino)

Klikapa.com –Pelaku pencurian kendaraan nebermotor (Curanmor) yang sempat buron berhasil ditangkap petugas Polres Malang. Tersangka adalah Muhammad Amirudin,  warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Pria berusia 25 tahun ini ditangkap akhir pekan menjelang lebaran lalu. Dia ditangkap karena kasus curanmor di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang. Kasusnya terjadi pertengahan bulan Mei lalu. 


“Tersangka kami tangkap di rumahnya setelah sempat buron. Ketika kami amankan tersangka tanpa melakukan perlawanan,” ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Selasa (26/5/2020).


Menurut Hendri, penangkapan Amirudin berdasarkan keterangan Fathur Rozi, 27 rekannya. Warga Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran ini sebelumnya nyaris tewas akibat digebuki warga setelah tertangkap mencuri motor. 


Ia bernasib untung karena polisi segera datang ke lokasi untuk menyelamatkannya dari amukan massa.


Fathur Rozi yang sempat menjalani perawatan di RS Wava Husada Kepanjen ini, mengaku kalau dia mencuri motor dengan Amirudin. Berdasar pengakuannya itulah, polisi mencari keberadaan Amirudin hingga menangkapnya.


“Untuk tersangka Amirudin ini merupakan pemula. Dia masih belajar menjadi pelaku curanmor. Berbeda dengan Fathur Rozi yang merupakan pemain lama,” tutur Hendri.


Pada pertengahan bulan Mei, seorang pencuri menjadi bulan-bulanan warga Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang. Fathur Rozi tertangkap tangan warga mencuri motor milik warga sekitar yang diparkir di pinggir sawah. 


Motor dicuri saat pemiliknya sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Warga yang mendengar teriakan maling dari korban langsung mengepung. Hasilnya tersangka Fathur Rozi lalu digebuki ramai-ramai hingga kondisinya sekarat. 


“Kasusnya masih terus didalami dan dikembangkan apakah ada TKP lain. Untuk kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lebih dari 7 tahun,” tegasnya.(fin/agp)
 


BERITA TERKAIT