Yon Bekang 2 Kostrad Berbagi dengan Warga, 6.000 Makanan Gratis | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Yon Bekang 2 Kostrad Berbagi dengan Warga, 6.000 Makanan Gratis

Yon Bekang 2 Kostrad Berbagi dengan Warga, 6.000 Makanan Gratis Tim relawan Covid-19 ketika mempersiapkan bungkus makanan di Yon Bekang 2 Kostrad.

Klikapa.com - Menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di wilayah Kota Malang, Yon Bekang 2 Kostrad mendistribusian 6.000 makanan gratis kepada masyarakat. Pendisitribusian dilakukan bersama relawan di lima kecamatan di Kota Malang, Jumat (29/5/2020).

Komandan Batalyon (Danyon) Bekang 2 Kostrad Letkol CBA Firmanuddin Lilawangsa mengatakan sebagai tim yang membentuk dapur lapangan bersama relawan dan Pemkot Malang menyalurkan 6.000 makanan di lima kecamatan. 

"Sebagai hari terakhir pendistribusian makanan gratis kepada masyarakat, makan kami bersama relawan dari Yon Bekang membantu 4.000 nasi bungkus untuk didistribusikan,'' katanya. 

''Adapun yang lainnya ditambah dari posko dapur lapangan belanegara sebanyak 2.000. Jadi jumlah semuanya mencapai 6.000 nasi bungkus yang disalurkan kepada lima kecamatan," terangnya saat di Asrama Yon Bekang 2 Kostrad.

Lebih lanjut disebutkan, semua relawan yang tergabung dalam tim dapur lapangan pencegahan Covid-19 di Yon Bekang akan tetap membantu apabilah masih ada lanjutannya dari Pemkot Malang. Apalagi kata dia, relawan dapur umum juga berasal dari semua elemen masyarakat yang bersama-sama dengan anggota TNI serta mahasiswa rantau.

"Sebagai upaya untuk meningkatkan penerapan New Normal di wilayah Kota Malang, maka kami yang tergabung dalam tim dapur lapangan akan juga terus membantu menyukseskan. Selain itu juga, kita bersama mahasiswa rantau akan terus bersama-sama berkolaborasi sebagai relawan kemanusiaan," jelasnya.

Firmanuddin berharap, di masa berakhirnya PSBB agar masyarakat lebih produktif dalam menaati protokol kesehatan yang ada. Selain itu juga kata dia, di tengah diberlakukan New Normal nantinya sangat dibutuhkan kesadaran masyarakat secara individual.

"Harapannya agar semuanya bisa kembali normal. Supaya semua suasana bisa terlihat aman. Apalagi selama adanya PSBB, banyak masyarakat yang sudah wajib masker setiap hari. Jadi lama-lama juga dalam penerapan New Normal bisa menjadi solusi yang baik," harapnya. (mg2/jon)


BERITA TERKAIT