Modus Iming-iming Jadi Model, Warga Perancis Cabuli 305 Anak | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Modus Iming-iming Jadi Model, Warga Perancis Cabuli 305 Anak

  • 09-07-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1581
Modus Iming-iming Jadi Model, Warga Perancis Cabuli 305 Anak Modus iming-iming jadi model, warga Prancis cabuli 302 anak-anak.(dok.cnn)

Klikapa.com -Seorang warga negara Perancis, Francois Abello Camille (FAC) alias Frans ditangkap  Polda Metro Jaya terkait kasus eksploitasi anak di bawah umur (child sex groomer).

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan Frans dalam melakukan aksinya menawarkan para korban pekerjaan sebagai model dan pemotretan di hotel.

"Untuk korban sebanyak 305 anak ya, kalau anak ini bisa dikatakan anak di bawah umur, berumur 18 minimal 1 hari," kata Nana kepada wartawam di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2020).

Disebutkan, jumlah korban tersebut didapat dari data video yang tersimpan di laptop milik tersangka. Nana menduga jumlah korban Frans masih bisa bertambah.

Menurut Nana, Frans kerap mencari korban di pusat perbelanjaan maupun jalanan. Tersangka kemudian merayu korban dengan menawarkan pekerjaan sebagai model.

"Di mana ada kerumunan anak-anak mereka mendekati, dibujuk dan diajak ditawarkan jadi foto model, anak yang mau dibawa ke hotel," ujarnya.

Lebih lanjut, Nana menyebut para korban yang berhasil dibawa ke hotel lantas diminta bersolek agar terlihat menarik. Korban kemudian difoto dalam kondisi telanjang dan setelahnya disetubuhi oleh tersangka.

Sejauh ini, tiga hotel menjadi lokasi tersangka melakukan aksi cabul. Tiga hotel itu digunakan tersangka dalam kurun waktu Desember 2019 hingga Juni 2020.

Nana menyebut tersangka memberikan imbalan sekitar Rp250 ribu sampai Rp1 juta. Tersangka juga menyiapkan kamera tersembunyi untuk merekam hubungan badan dengan para korban.

"Untuk yang tidak mau disetubuhi, anak ditempeleng hingga ditendang," ujarnya.

Dari tangan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, 21 kostum yang dipakai korban untuk pemotretan dan pembuatan video cabul, enam kamera, satu laptop, enam memory card, 20 kondom, hingga dua alat bantu seks atau vibrator.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 81 dan Pasal 81 ayat (5) juncto jo Pasal 76D, Pasal 82 jo Pasal 76E, Pasal 88 jo Pasal


BERITA TERKAIT