Melawan Polisi, 2 Perampok Ditembak Mati | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Melawan Polisi, 2 Perampok Ditembak Mati

  • 13-07-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1635
Melawan Polisi, 2 Perampok Ditembak Mati Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menunjukkan foto dua rampok yang ditembak mati Tim Jatanras.(ist)

Klikapa.com -Dua dari empat komplotan perampok ditembak mati Tim Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Komplotan ini diketahui dalam beberapa hari terus meneror warga Surabaya.

Dua penjahat yang  ditembak mati itu Didi Prabo alias Eko Begog, 53, asal Jakarta  dan Antoni, 59, asal Tangerang. Mereka bersama komplotannya teridentifikasi beraksi 7 kali di Surabaya.

Tindakan tegas itu diberikan Tim Unit Jatanras Polrestabes Surabaya dipimpin Kanit Jatanras Iptu Agung Kurnia Putra lantaran kedua pelaku melawan dengan senjata tajam (sajam) saat disergap.

"Kedua pelaku ini diberikan tindakan tegas terukur, tepat, keras saat berada di kawasan Jalan Dharmahusada, Surabaya. Mereka melawan anggota dengan senjata tajam saat hendak diamankan," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Senin (13/7/2020).

Isir menambahkan, kedua pelaku dan kelompoknya dikenal cukup licin. Di Surabaya, komplotan perampok yang berjumlah empat orang ini tercatat sudah beraksi di 7 lokasi.

Di antaranya di Jalan Rangkah Gang I No.45, Tambaksari; Jalan Tegalsari No. 16; Jalan Raya Rungkut Mapan Blok FC-2; Jalan Klampis Semolo Timur 10; Jalan Prapanca 52; Jalan Indragiri 4-A; dan Jalan Musi 6.

Modusnya, komplotan perampok ini mencari rumah-rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya. Jika rumah sudah dipastikan kosong, selanjutnya mereka masuk ke dalam rumah dengan merusak pintu atau pagar lalu masuk ke dalam kamar korban, kemudian membawa kabur barang-barang berharga milik korban.

"Untuk yang di TKP Rangkah, Tambaksari, para pelaku berhasil membawa kabur sejumlah uang dan barang berharga. Pelaku bahkan mengancam pembantu di situ dengan linggis dan mengaku dari pihak kepolisian. Kalau yang di daerah Tegalsari, mereka hanya hasil sebuah handphone," jelasnya.

Saat ini, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mengembangkan kasus tersebut. Sebab masih ada dua orang tersangka lagi dari komplotan perampok itu yang masih buron.

"Mohon doanya saja, mudah-mudahan dalam waktu dekat tersangka lain dari komplotan ini bisa segera


BERITA TERKAIT