KONI Rapid Test Atlet Lewat Drive Thru, Ada 3 Orang Reaktif | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

KONI Rapid Test Atlet Lewat Drive Thru, Ada 3 Orang Reaktif

  • 03-08-2020 penulis : agim
  • dibaca :3390
KONI Rapid Test Atlet Lewat Drive Thru, Ada 3 Orang Reaktif Petugas Kesehatan saat melakukan Rapid Test para Atlet yang masuk Puslatda Jatim.(firman)

Klikapa.com – Komite Olahraga Nasional Indonesian Jawa Timur (KONI Jatim) kembali mengadakan rapid test kali ketiga kepada 144 atlet dan pelatih di Malang Raya yang masuk dalam Puslatda Jatim. Rapid test dilakukan di halaman depan Kantor KONI Kota Malang secara drive thru, Senin (3/8/2020).


Para atlet dirapid test langsung di mobil yang dinaikinya. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan saat antrean. 


Ketua Pelaksana Rapid Test KONI Jatim Nurul Ansori mengatakan, rapid test ini merupakan dukungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ini bertujuan para atlet agar mengetahui kondisi kesehatannya untuk bisa mendapatkan prestasi gemilang. 


“Tujuannya sebagai persiapan Puslatda Jatim PON Papua 2021, untuk memastikan kondisi atlet sehat,” kata Nurul, sapaan akrabnya, Senin (3/8/2020). 


Dijelaskannya, rapid test ini dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19, terutama bagi atlet dan pelatih di massa pandemi saat ini.


"Rapid test  ini untuk menjamin dan memastikan para atlet dan pelatih dalam keadaan sehat. Karena latihan akan semakin intensif dalam massa adaptasi kebiasaan baru," jelasnya. 


Lebih lanjut, rapid test bulan ini dilakukan di tiga tempat, yakni Surabaya, Malang dan terakhir di Kediri. Pemeriksaan rapid test menggunakan sampel darah ini bekerja sama dengan Dinkes Jatim. Hasilnya bisa diketahui beberapa jam kemudian.


Sementara, hasil rapid test ketiga yang digelar KONI Jatim untuk atlet Puslatda di wilayah Malang Raya itu menunjukkan ada tiga orang hasilnya reaktif dan akan dilakukan swab test untuk memastikan kondisinya.


Sebelumnya, dua kali rapid test yang digelar KONI Jatim untuk atlet Pusatda di wilayah Malang Raya berakhir dengan hasil non reaktif atau tidak ada satupun gejala yang mengindikasikan terinfeksi virus.


Namun pada rapid test ketiga kali ini, terlihat ada tiga orang yang terindikasi terinfeksi virus karena hasilnya reaktif.


Terkait hal itu, Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy


BERITA TERKAIT