Pemkot Pastikan Relokasi Pasar Batu Mulai 22 Agustus | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pemkot Pastikan Relokasi Pasar Batu Mulai 22 Agustus

Pemkot Pastikan Relokasi Pasar Batu Mulai 22 Agustus Pedagang Pasar Pagi yang segera dipindahkan sementara waktu.(kerisdianto)

Klikapa.com -Pemerintah Kota Batu memastikan relokasi 1.097 pedagang pasar pagi bakal dilaksanakan pada 22 Agustus mendatang. Sesuai rencana sebelumnya, ribuan pedagang tersebut bakal direlokasi di sebelah selatan halaman parkir Stadion Brantas.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyebut berbagai persiapan sedang dikerjakan sebelum relokasi. Ia juga mengklaim jika pedagang khususnya pedagang Pasar Pagi telah sepakat dengan lokasi itu.

"Semua sudah setuju relokasi. Saat ini tinggal tugas menyiapkan kebutuhan apa yang belum terpenuhi. Mulai dari toilet, lampu penerangan, air dan tempat jualan," ujar Punjul, Senin (10/8/2020).

Nantinya, lanjut dia, relokasi dimulai tanggal 22 Agustus dan dilakukan secara bertahap. Anggaran yang disiapkan cukup besar. Mengingat ribuan pedagang itu bakal berjualan di tempat relokasi itu cukup lama. Yakni sekitar setahun.

"Untuk anggaran relokasi yang dibutuhkan sekitar Rp 3 miliar. Sekarang menunggu Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) dalam APBD 2020," bebernya.

Sedangkan untuk pedagang yang menggunakan bedak atau kios,  masih menunggu proses lelang pembangunannya. Karena tidak mungkin bedak dibuat terbuka. Harus tertutup, berbeda dengan pedagang pasar pagi.

Sebelumnya Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono menyampaikan total pedagang di Pasar Besar Kota Batu mencapai 3200 pedagang. Relokasi seluruhnya terkait akan dibangun Pasar Batu itu, akan dilakukan bertahap dengan diawali pedagang Pasar Pagi.

"Untuk pedagang Pasar Pagi sudah setuju. Tinggal kami berkoordinasi dengan pedagang seluruhnya. Kami harap semua pedagang bisa mengikuti relokasi. Sehingga Pasar Besar Batu bisa segera direvitalisasi demi kenyamanan dan keamanan pengunjung dan pedagang sendiri," pungkasnya. (eri/jon)
 


BERITA TERKAIT