Operasi Tak Bermasker Kian Masif. Sanksinya dari Denda sampai Nyanyi Indonesia Raya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Operasi Tak Bermasker Kian Masif. Sanksinya dari Denda sampai Nyanyi Indonesia Raya

Operasi Tak Bermasker Kian Masif. Sanksinya dari Denda sampai Nyanyi Indonesia Raya Sejumlah warga harus menjalani sidang di tempat karena tidak menggunakan masker saat ditempat umum.(firman)

Klikapa.com -Operasi masker yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kian masif. Satpol PP dan TNI, Polri menggeber disetiap tempat siang sampai malam.

Operasi Yustisi penegaan protokol kesehatan Jumat (18/9/2020) pagi hingga siang di lakukan di Jalan Simpang Balapan. Tak ayal, puluhan warga pengendara motor dan mobil terjaring razia ini. 

Berbagai sanksi diberkan kepada mereka yang tidak mengenakan masker. Mulai hukuman menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga denda.

Para pelanggar ini didata lalu dibawa ke jaksa dan hakim untuk mengikuti sidang di tempat. Seorang pengendara kedapatan tidak mengenakan masker langsung diberi denda. Namun ia tidak memiliki uang untuk membayar denda tersebut. 

“Saya ini penjual cilok dan baru berangkat, belum memiliki pendapatan sama sekali,” ungkap Rizky Zakaria, penjual cilok yang tak bermasker itu. 

Raut wajah penjual cilok itu tampak memelas saat dihukum denda Rp 30 Ribu. Namun dia tak bisa membayar. Melihat kondisinya ini, seorang warga lain tergerak hati memberi uang kepada penjual cilok itu. 

“Alhamdulillah, ada orang memberi saya uang untuk membayar denda tersebut sebesar Rp 30 Ribu,” katanya. 

Kepala Satpol PP Kota Malang Priyadi mengatakan, sanksi yang diberlakukan kepada pelanggar tergantung pada jenis pelanggaran. Mulai ringan, sedang hingga berat. 

“Ada yang membawa masker tapi tidak dipakai. Ada yang betul-betul sengaja tidak membawa, bahkan juga ada yang mengenakan masker tapi penggunaan tidak tepat (masker di dagu),” kata Priyadi.  

Operasi Yustisi ini juga telah merembet diwilayah kelurahan yang bahkan jadwalnya sudah di pablis di sejumlah media sosial.
 


BERITA TERKAIT