31 Santri Positif Covid-19, Belajar Menjagar di Ponpes Al Izzah Dihentikan Sementara | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

31 Santri Positif Covid-19, Belajar Menjagar di Ponpes Al Izzah Dihentikan Sementara

31 Santri Positif Covid-19, Belajar Menjagar di Ponpes Al Izzah Dihentikan Sementara Ilustrasi kegiatan santri di Ponpes.(ist)

Klikapa.com - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan untuk sementara waktu proses belajar mengajar di Al Izzah International Islamic Boarding School  dihentikan. Ini dilakukan menyusul 31 santrinya diketahui positif Covid-19.

 
Itu dilakukan katanya, bertujuan untuk menghindari penularan virus corona dalam lingkungan lembaga pendidikan yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, Kota Batu itu. 


Dewanti mengimbau kepada semua  ponpes  agar membatasi aktivitas keluar masuk bagi keluarga atau orang lain tanpa kejelasan. Ia memastikan seluruh santri dan pengelola Al Izzah Kota Batu, baik yang sehat sakit atau sehat sudah tracing. 

Pihaknya mencatat ada sekitar 748 warga di lingkungan ponpes itu telah dilakukan swab test. Dari total 614 santri Al Izzah, 31 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. 

"Saat ini yang kami lakukan memberikan makanan bergizi dan vitamin pada santri yang positif. Untuk santri yang negatif kami berikan semangat. Mudah-mudahan tidak ada tambahan," jelasnya, Minggu (20/9/2020).  

Untuk memutus mata rantai penularan itulah katanya untuk sementara waktu proses belajar mengajar dihentikan. Digantikan dengan kegiatan seperti berolahraga untuk menjaga imunitas oleh pengelola pondok.  

"Saya juga tegaskan kalau santri tidak berbaur dengan warga sekitar. Karena memang selama ini aktivitas di dalam pondok. Saya juga mengimbau kepada ponpes agar membatasi aktivitas dengan tidak boleh ada yang keluar masuk tanpa kejelasan," tegasnya.


Ketua Pokja Ponpes Kota Batu, Gus Imron Fatoni mengatakan, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ponpes di Kota Batu telah menyiapkan segala protokol kesehatan yang diminta Satgas Covid-19. 

Mulai dari wastafel, buku tamu, alat kesehatan, ruang isolasi di pasentren serta vitamin menjaga imunitas dan larangan bagi tamu atau wali santri yang datang.

"Sampai saat ini beberapa ponpes tidak 100 persen mendatangkan santri. Ada yang hanya 50 persen. Masuknya santri juga telah mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan seperti karantina


BERITA TERKAIT