Polisi Tetapkan 8 Tersangka Terkait Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Terkait Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

  • 23-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2001
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Terkait Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Gedung Kejaksaan Agung usai terbakar beberapa waktu lalu.(dok.antara)

Klikapa.com -Polisi menyebutkan telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung. Penetapan itu sesuai hasil lidik dan gelar perkara oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

"Delapan orang tersangka," jelas Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, kepada media Jumat (23/10/2020).

Penentuan tersangka ditetapkan setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara paling akhir pada pukul 11.00 WIB. Para tersangka dijerat pasal 188, 55 dan 56 KUHP.

Argo juga mengatakan olah TKP dilakukan mencapai enam kali karena proses yang butuh ketelitian. Olah TKP dilakukan Polri mulai dari lantai satu hingga lantai 6. Total sebanyak 130 orang diperiksa, dan menetapkan sebanyak 60 orang sebagai saksi. Pemeriksaan juga dilakukan kepada para ahli.

"Ahli kebakaran Polri dan juga ahli dari ITB (Institut Teknologi Bandung)," ujar dia.

Diketahui, kebakaran besar di gedung utama Korps Adhyaksa ini terjadi pada 22 Agustus. Api menjalar dengan cepat karena material bangunan yang mudah terbakar.

Seluruh gedung utama pun hangus terbakar, termasuk ruang Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta ruang oknum Jaksa yang terlibat kasus Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari. Spekulasi soal sabotase pun mencuat.

Polisi pun membuka penyelidikan guna mencari tahu penyebab kebakaran tersebut. Pada Kamis (17/9), polisi menemukan dugaan tindak pidana dalam insiden tersebut.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan bahwa kebakaran bukan terjadi karena arus pendek atau korsleting listrik, namun karena nyala api terbuka (open flame).

Sebelum gelar perkara hari ini, penyidik sempat melakukan dua kali ekspose (gelar perkara) bersama dengan jaksa peneliti yang menangani kasus tersebut.

Pertama, ekspose atau dikenal sebagai P-16 itu dilakukan pada Kamis (1/10) yang berlangsung hampir 4 jam.

Kedua, gelar perkara Polri dengan jajaran Jaksa peneliti pada Rabu (21/10). Kala itu, Bareskrim mengatakan bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka, hari ini.

Di lain sisi, Jaksa Agung Muda Pidana Umum Fadil


BERITA TERKAIT