Pasien Covid-19 Lari dari RSUD dr Moewardi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pasien Covid-19 Lari dari RSUD dr Moewardi

  • 27-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1923
Pasien Covid-19 Lari dari RSUD dr Moewardi RSUD dr Moewardi Kota Solo. (ist)

Klikapa.com -Seorang pasien positif virus corona atau Covid-19 melarikan diri dari RSUD dr Moewardi, Selasa (27/10) pagi. Pemerintah Kota Solo pun masih mencari keberadaan pasien tersebut.

Direktur Utama RSUD dr Moewardi, Cahyono Hadi membenarkan informasi itu. Ia mengaku sudah melapor kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo setelah mengetahui peristiwa tersebut.

"Kita sudah laporkan kepada dinas yang punya wilayah untuk mengantisipasi," kata Cahyono kepada wartawan, Selasa (27/10/2020).

Informasi di RSUD dr Moewardi, pasien tersebut terpantau di kamera CCTV saat melarikan diri.

Pasien itu masih menjalani pemeriksaan sekitar pukul 02.00 WIB. Pasien berada di kamar dengan selang infus masih terpasang di lengan sekitar pukul 03.45 WIB.

Gelagat mencurigakan dimulai sekitar pukul 04.30 WIB. Pasien tampak mengawasi situasi sebelum keluar dari kamar isolasi. Kemudian ia membuka slot pintu dan melarikan diri. Selang infus sudah terlepas dari tangannya.

Cahyono mengatakan pihaknya sudah menghubungi keluarga pasien. "Ternyata tidak pulang ke rumah," ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan pasien tersebut adalah warga Kecamatan Jebres, Kota Solo. Rudy mengatakan sudah mengerahkan petugas kelurahan dan puskesmas setempat untuk mengingatkan masyarakat sekitar.

"Kami minta kalau ada tetangga yang mengenal segera melapor supaya bisa segera kita jemput untuk kita bawa ke rumah sakit kembali," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih menyatakan akan berkoordinasi dengan pemangku wilayah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Mereka diminta berpatroli untuk mencari pasien tersebut.

"Kalau nanti ketemu mereka lapor ke puskesmas terdekat untuk penjemputan," kata Ning.

Lebih lanjut, Ning akan menanyakan alasan pasien tersebut melarikan diri dari rumah sakit.

"Kalau tidak kerasan ya boleh saja karantina mandiri di rumah. Asal tidak bergejala. Tapi kalau bergejala ya harus di rumah sakit. Kalau tidak mau di RSUD dr Moewardi bisa di RS Bung Karno milik Pemkot," ujarnya.


BERITA TERKAIT