Gadis Asal Pujon Jadi Korban Penculikan setelah Kenal Pelaku di Facebook | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gadis Asal Pujon Jadi Korban Penculikan setelah Kenal Pelaku di Facebook

Gadis Asal Pujon Jadi Korban Penculikan setelah Kenal Pelaku di Facebook Rina korban penculikan dan kakaknya Joko setelah kembali di rumahnya di Pujon, Kabupaten Malang.(ist)

Klikapa.com -Seorang gadis asal Dusun Ngesingan, Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menjadi korban penculikan. Rina, Siswi kelas 1 SMA itu diduga diculik oleh orang yang baru dikenalnya lewat Facebook.

Beruntung, Rina setelah empat hari di Jawa Tengah, berhasil kabur dan meminta pertolongan polisi. Ia pun berhasil kembali ke rumah atas bantuan anggota polisi itu.

Pelakunya diketahui seorang wanita yang sudah berumur dan mengaku bernama Dian. Korban Rina dibawa pelaku ke Jawa Tengah. Lalu dipekerjakan sebagai baby sister pasa salah satu rumah tangga.

Ada kemungkinan Dian merupakan jaringan pelaku perdagangan orang. Di mana pelaku mencari anak remaja yang mau dipekerjakan dengan imingi-ming gaji besar. 

Setelah empat hari berada di Jawa Tengah, Rina berhasil kabur. Dia langsung ditolong seorang anggota polisi dan Kamis (14/1/2021) sudah pulang ke rumahnya setelah dijemput kakaknya.

“Tadi  sudah sampai rumah sekitar pukul 12.00. Kemarin (Rabu) kami menginap di rumah pak polisi bernama Pak Poernomo yang menolong adik saya,” ucap Joko kakak kandung Rina.

Joko memastikan adiknya, tidak sampai menjadi korban pelecehan. Sedangkan untuk dua korban lain yang diketahui berasal dari Kediri, ia tidak tahu nasibnya.

“Adik saya tidak kenal dengan dua korban lainnya. Hanya salah satunya diketahui asal Kediri. Adik saya tahu mereka saat satu mobil, ketika dijemput pelaku,” jelasnya.

Kasus yang dialami Rina ini sempat menjadi viral di media sosial. Setelah di-posting oleh Poernomo RayhanSakhi, polisi yang menolongnya. Dalam postingannya, selain menampilkan foto korban Rina bersama kakaknya, Poernomo juga menyertakan penjelasan.

Termasuk video singkat berdurasi 4 menit 11 detik. “Assalamualaikum, video ini sengaja saya buat biar para orangtua lebih berhati-hati menjaga anak-anaknya. Terutama mengenai medsos,” ucap pembuka Poernomo dalam video tersebut.

Kemudian dia menceritakan, ketika tugas melihat ada seorang wanita muda (korban) duduk di samping pos polisi lama sekali. Kemudian ketika diajak masuk


BERITA TERKAIT