Kasus Sodomi Pemuda Sumberpucung Terbongkar, Korbannya Tetangganya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kasus Sodomi Pemuda Sumberpucung Terbongkar, Korbannya Tetangganya

Kasus Sodomi Pemuda Sumberpucung Terbongkar, Korbannya Tetangganya Kapolres Malang AKBP Hendri Umar ketika merilis kasus sodomi dengan tersangkanya.(agung)

Klikapa.com -Seorang pemuda warga Dusun Turus, Desa Trenyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang ditangkap Reskrim Polres Malang. Pemuda berinisal MAR, 18, dijemput petugas karena laporan telah melakukan perbuatan asusila, melakukan sodomi.

Korbannya remaja berusia 15 tahun berinisail GWC yang masih tetangganya. Perilaku seks menyipang itu terbongkar setelah korbannya yang duduk di bangku kelas 2 SMP itu melapor.


“Tersangka kami amankan setelah ada laporan dari orangtua korban. Dia (MAR) juga mengakui perbuatan itu,” ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat merilis kasus sodomi ini, Kamis (28/1/2020).

Menurut Hendri yang  didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo dan Kasubag Humas Iptu Bagus Wijanarko, menyebut perbuatan itu dilakuakn MAR diawali pada bulan November 2020 lalu. 

Sebelum GWC yang menjadi korban, MAR sempat mendekati beberapa remaja laki-laki yang disukai. Namun upaya pendekatan yang dilakukan gagal.

Hingga akhirnya MAR kenal dengan GWC. Dia terus mendekati korban, dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan menuruti semua permintaan yang menjadi kebutuhan korban. Hingga akhirnya korban meminta buku kamus Korea.

Tanpa keberatan, MAR membelikan buku itu. Setelah mendapatkan bukunya, MAR mengundang korban datang ke rumahnya. Lalu GWC diajak masuk ke dalam kamar. Dari situlah awal perbuatan sodomi terjadi.

“Waktu itu korban sempat menolak. Namun karena terus dipaksa dan diancam, akhirnya korban menuruti,” ujar Hendri. 

Mungkin karena merasa keenakan dan perbuatannya tidak terbongkar, MAR melakukan perbuatan sodomi itu hingga empat kali.

Kasus ini terbongkar dari kecurigaan orangtua korban. Setelah melihat percakapan WhatsApp antara korban dengan MAR. Setelah ditanya, korban lalu menceritakan semuanya. 

Karena tidak terima, keluarga korban melapor ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke polisi.

Sementara itu, MAR mengaku memang memiliki kelainan. Dia mengatakan suka dengan sesama jenis.  Kelainan ini dialaminya sejak kelas 4 SD. MAR menyatakan juga pernah menjadi korban sodomi tetangganya. 

Trauma yang terjadi saat itulah, akhirnya membuatnya kelainan


BERITA TERKAIT