Perum Jasa Tirta: Indikasi Kuat, Lindi TPA Tlekung Mencemari Sungai | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Perum Jasa Tirta: Indikasi Kuat, Lindi TPA Tlekung Mencemari Sungai

Perum Jasa Tirta: Indikasi Kuat, Lindi TPA Tlekung Mencemari Sungai Lindi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Tlekung Kota Batu cemari sungai sekitar.(firman)

Klikapa.com -Perum Jasa Tirta (PJT) I mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jatim dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk segera membenahi pengelolaan TPA Tlekung.  Ini dilakukan setelah hasil uji lab, TPA  itu menghasilkan lindi yang mencemari Sungai Sabrangan, Kecamatan Junrejo Kota Batu. 

Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan menyebutkan, kejadian pencemaran badan air yang dilaporkan masyarakat Desa Junrejo kepada Perum Jasa Tirta I melalui surat pada 5 Februari 2021 akibat lindi dari TPA Tlekung. Bahkan PJT 1 telah mengambil contoh limbah.

"Analisis kami menggunakan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.59/menLHK/Setjen/Kum.1/7/2016 tentang baku mutu lindi bagi usaha dan atau kegiatan tempat pemrosesan akhir sampah," terang ujar Raymond, Rabu (24/2/2021). 

Uji lebih lanjut disebutkan, contoh badan air di bagian hilir titik longsor sampah juga menunjukkan kualitas air tidak memenuhi  standar air kelas III sesuai Perda Provinsi Jatim No. 2 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian/Pencemaran Air. Artinya, patut diduga badan air di hilir TPA Tlekung terkena limbah lindi.

"Analisis menunjukkan limbah tidak memenuhi standar atau baku mutu limbah untuk lindi bagi usaha atau kegiatan pemrosesan akhir sampah," bebernya. 

Menanggapi itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengkau  pihaknya telah meminta agar DLH segera melakukan perbaikan dan beberapa masalahnya.

"Saya sudah minta DLH untuk selesaikan. Alahamdulillah bisa teratasi. Adanya limbah lindi ke sungai itu karena kondisi hujan deras. Sehingga membuat tanggul ambrol. Ke depan agar tidak terulang lagi harus ada evaluasi," bebernya.

Ia juga meminta agar selokan atau saluran limbah lindi yang masuk ke sungai, segera ditutup sehingga tidak masuk ke sungai kembali.(eri/jon)
 


BERITA TERKAIT