IDI Minta Masyarakat tetap Cermati Angka Kematian Akibat Covid-19 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

IDI Minta Masyarakat tetap Cermati Angka Kematian Akibat Covid-19

  • 02-03-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1587
IDI Minta Masyarakat tetap Cermati Angka Kematian Akibat Covid-19 Ilustrasi IDI meminta masyarakat tetap perhatian angka kematian akibat Covid-19.(ist)

Klikapa.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta masyarakat tidak hanya fokus pada positivity rate Covid-19 yang melandai pada beberapa hari terakhir. Ikhwal kematian pasien positif dianggap perlu juga diperhatikan.

"Faktor yang kita lihat bukan hanya sekedar indikator penurunan kasus saja, tapi yang paling penting juga kita harus melihat laju mortalitas," kata Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi dalam acara daring, Senin (1/3/2021).

Adib pun menyoroti penurunan positivity rate yang terjadi sepekan terakhir. Tercatat per 20 Februari angka positivity rate menurun. Rinciannya 20 Februari 25 persen, 21 Februari 24,9 persen, 23 Februari 17,58 persen, 24 Februari 14,35 persen.

Kemudian pada 25 Februari naik sedikit menjadi 16,97 persen, 26 Februari 20,7 persen, 28 Februari 26,2 persen. Angka positivity rate 1 Maret naik kembali menjadi 35,26 persen.

Sementara itu, kasus kematian pasien Covid-19 masih di atas 100 per hari. Secara kumulatif pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 36.325 orang.

Adib meminta agar pemerintah fokus kembali menguatkan strategi tes, telusur, dan tindak lanjut (3T). Sedangkan masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan 3M, meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Jadi kalau upaya 3T-nya itu bisa dimaksimalkan, ditambah nanti dengan program vaksinasi berhasil dengan baik maka target untuk herd immunity bisa kita capai dalam setahun ini seharusnya. Dan kita bisa melihat apakah kurva ini benar-benar melandai atau akan naik kembali," ujarnya.

Lebih lanjut, Adib menjelaskan berbagai faktor yang masih menjadi kendala Indonesia sulit terbebas dari pandemi Covid-19.

Pertama, ketidaksiapan sistem kesehatan nasional di dalam menghadapi situasi pandemi. Kedua, ketergantungan industri dan teknologi kesehatan terhadap luar negeri.

Ketiga, sinergi sistem kesehatan nasional yang belum kuat, dan keempat ketidaksiapan serta ketidakpatuhan masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi.

"Empat hal itulah yang membawa suatu kondisi, karena bicara terkait problem kesehatan di Indonesia


BERITA TERKAIT