Bapak Bejat di Pujon, Anak Tirinya Dijadikan Pelampiasan Seks | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Bapak Bejat di Pujon, Anak Tirinya Dijadikan Pelampiasan Seks

Bapak Bejat di Pujon, Anak Tirinya Dijadikan Pelampiasan Seks Tersangka Ali Mukhtar ketika diperiksa penyidik Polres Batu.(kerisdianto)

Klikapa.com -Kelakuan bapak ini sungguh tidak terpuji. Anak tirinya dijadikan pelampiasan nafsu bejat. Karena itu juga Ali Mukhtar, 39. Warga Dusun Gesingan, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang ini harus berurusan dengan penegak hukum.

Kasus asusila itu dibongkar istrinya atau ibu korban dan melapor kejadiannya ke Polres Batu. Ali Mukhtar pun langsung diciduk dan digelandang petugas sejak Selasa (2/3/2021).

Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus mengatakan, asusila yang dilakukan bapak terhadap anak tirinya, sebut saja Bunga, 13, dilakukan pada bulan Februari lalu. Tepatnya pada tanggal 11 dan 21 Februari di dalam rumah.

“Tersangka menikah dengan ibu korban tahun 2014. Sejak saat itu tersangka tinggal satu rumah. Namun kejadian tak diinginkan terjadi pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 22.30 WIB,” terang Jeifson, Rabu (3/3).

Menurut pengakuan terangka, kejadiannya di tengah malam saat korban tidur di kamar yang tidak terkunci. Korban sedang tertidur pulas. Melihat itu, tersangka yang tergiur dengan kemolekan tubuh anak tirinya. Ia merabaraba kemaluan korban.  

Korban sempat terbangun. Tetapi tersangka malah meneruskan perbuatannya hingga meraba bagian dada korban.

“Mengetahui hal tersebut korban menolak. Namun tersangka meminta korban agar mau melayani nafsunya dengan diiming-imingi akan dibelikan HP baru dan diberi jatah uang jajan,” jelasnya.

Dari iming-iming dan di bawah ancaman, akhirnya korban pasrah ketika disetubuhi. Tak berhenti pada saat itu, tersangka mengulangi perbutan pada 21 Februari dengan waktu yang hampir sama. Namun perbuatan tersebut diketahui istrinya dan kemudian dilaporkan ke Polres Batu. 

Akibat perbuatannya, pria yang bekerja sebagai pencari rumput dikenai pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancamannya hukuman 15 tahun penjara. (eri/agp)
 


BERITA TERKAIT