13 Orang Diamankan Terkain Bom Makassar | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

13 Orang Diamankan Terkain Bom Makassar

  • 29-03-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2634
13 Orang Diamankan Terkain Bom Makassar Polisi menyebutkan telah mengamankan 13 orang terkait bom makassar dari sejumlah tempat.(ist)

Klikapa.com -Pasca serangan bom bunuh diri di Makassar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan telah menangkap 13 orang yang diduga terkait dengan penyerangan hari Minggu (28/3/2021) itu.

Menurutnya, ke 13 orang itu ditangkap di sejumlah wilayah. Rincinya, di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) lima orang, Jakarta-Bekasi empat orang dan Sulawesi Selatan empat orang.

"Sampai hari ini kami sudah amankan 4 orang tersangka [Bekasi-Condet, Jawa Timur]. Hari ini juga terkait dengan kelompok JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang kemarin sudah kami amankan, hari ini bertambah 1 orang sehingga total 5 pelaku teroris dari kelompok JAD yang ada di NTB," papar Listyo Sigit dalam konferensi pers, Senin (29/3/2021).

Listyo merinci empat tersangka teroris yang ditangkap di Sulawesi Selatan diduga turut membantu pelaku bom bunuh diri di Makassar.

Empat orang itu, lanjut Listyo Sigit, diduga membantu pasangan suami-istri pelaku bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar. Mereka membantu untuk membeli bahan-bahan peledak untuk melancarkan aksi teror Minggu (28/3) pagi.

"Di mana masing-masing perannya bersama-sama dengan L dan YSF mereka ada dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara namanya," kata dia.

Listyo mengatakan bahwa kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap para terduga teroris itu. Kata dia, pasca-bom bunuh diri terjadi, tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan di beberapa wilayah.

Sementara, polisi turut menyita sejumlah bom aktif dari operasi penangkapan di wilayah Condet-Bekasi. Kata Listyo, setidaknya ada lima bom yang siap digunakan. Selain itu, terdapat beberapa bahan baku pembuatan bom.

"Kami temukan barang bukti 5 bom aktif jenis bom sumbu yang siap digunakan, kemudian 5 toples besar yang di dalamnya berisi aseton, H2O2, HCL, sulfur dan, serta termometer yang bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak," rinci Listyo Sigit.

"Jumlahnya kurang lebih 4 kilogram. Kemudian ditemukan bahan peledak yang sudah jadi jenis TATP dengan


BERITA TERKAIT