Stok Bahan Pangan Aman tapi Harga Daging Ayam dan Sapi Naik | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Stok Bahan Pangan Aman tapi Harga Daging Ayam dan Sapi Naik

Stok Bahan Pangan Aman tapi Harga Daging Ayam dan Sapi Naik Ilustrasi harga ayam potong naik.

Klikapa.com - Stok bahan makanan di Kota Malang dipastikan aman hingga lebaran nanti. Komoditi pangan seperti beras, daging, gula, telur dan lainnya masih dalam jumlah ideal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Kepala Seksi Pengendalian dan Pengawasan Diskopindag Kota Malang Luh Putu Eka Wilantari menegaskan, secara umum 9 bahan pokok, terpantau aman dalam jumlah stoknya. Petugas di lapangan tetap diminta memantau stok dan juga harga pangan pokok. 

“Meski stoknya aman, sejumlah kebutuhan pangan mengalami kenaikan harga di pasaran. Salah satunya harga daging ayam potong,” terang Luh Putu Eka Wilantari, Rabu (14/4/2021).

Dijelaskannya, biasanya harga normal daging ayam ras Rp 34 ribu per kilogram. Selama bulan puasa atau menjelang hari raya memang kerap mengalami kenaikan harga karena permintaan juga naik.

“HET (Harga Eceran Tertinggi) dari ayam adalah Rp 34 ribu. Sekarang ini mulai ada kenaikan sampai Rp 37 ribu per kilogramnya,” tutur dia.

Pihaknya menyebutkan, salah satu alasan naiknya harga ayam itu karena stok daging ayam yang mulai berkurang sedangkan permintaan yang tetap banyak. Salah satu cara untuk menstabilkannya dengan mengadakan operasi pasar murah. 

“Kami akan adakan pasar murah. Kami nanti langsung ke peternak. Mereka nanti menjualnya di bawah harga pasar. Itu langkah kami kalau masih ada kenaikan terus harga di pasaran,” tegasnya. 

Disisi lain, harga cabai yang sebelumnya sempat naik, kini sudah mulai turun dikisaran Rp 65 ribu per kilogram. Untuk harga cabai yang masih tinggi, memang diakui sudah terjadi sejak sebulan belakangan.

Dikarenakan faktor cuaca dan hasil panen yang tidak menentu di berbagai daerah pemasok. Untuk itu Diskopindag juga melakukan pemantauan lebih pada komoditi tersebut karena terpantau masih belum stabil. 

“Sebelumnya sempat tembus Rp 110 ribu per kilogram, sekarang sudah mulai turun,” pungkasnya. (ica/aim)
 


BERITA TERKAIT