Gunakan Vaksi Astrazeneca, Kota Batu Lanjutkan Vaksinasi Yang Sebulan Jeda | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gunakan Vaksi Astrazeneca, Kota Batu Lanjutkan Vaksinasi Yang Sebulan Jeda

Gunakan Vaksi  Astrazeneca, Kota Batu Lanjutkan Vaksinasi Yang Sebulan Jeda Gunakan vaksin Astrazeneka Pemkot batu lanjutkan vaksinasi untuk guru dan pelayanan pubilk.(firman)

Klikapa.com -Sempat jeda sebulan tidak ada vaksinasi Covid-19 di Kota Batu,  kini sgera dilanjutkan lagi. Menyusul  telah disalurkan vaksi dari Dinkes Provinsi Jatim ke Dinkes Kota Batu Rabu (5/5/2021) malam. Total vaksin yang datang itu sebanyak 6.570 dosis jenis Astrazeneka.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu dr. Susana Indahwati mengatakan bahwa vaksin buatan Inggris tersebut akan diprioritaskan kepada guru dan pelaku wisata.  

"Rabu (5/5) malam vaksin kembali datang. Totalnya ada 657 vial vaksin multidose. Dimana dari setiap vial vaksin terdiri dari dosis dosis vaksin. Dengan begitu total vaksin yang datang ke Kota Batu seluruhnya 6.570 dosis," katanya, Kamis (6/5/2021).

Kegiata vaksiasi itu juga langsung digelar Kamis (6/5), ada 1.070 orang yang mengikuti vaksinasi dengan vaksin Astrazeneca.  Vaksinasi itu digelar di Hotel Golden Tulip, RS Bhayangkara, Museum Tubuh, Hotel Batusuki, RS Baptis, RS Karsa Husada, RS Etty Asharto dan Sekolah Selamat Pagi. 

"Berbeda dengan vaksin Sinovac yang memiliki jarak suntik dua minggu. Untuk  Astrazeneca jeda waktu penyuntikan kedua berjarak 12 minggu," bebernya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih menyampaikan sampai April lalu sudah lebih dari 500 guru yang mengikuti vaksinasi. Jumlah tersebut terdiri dari guru TPA, SD hingga, SMA. 

"Untuk vaksinasi guru masih sekitar 500 orang dari total sekitar 4000 guru. Kami sudah mendata seluruh guru untuk daftar vaksinasi. Tinggal menunggu antrian dari Dinkes dan pasokan vaksin yang datang. Kami berharap jika bulan Juli sudah 90 persen guru vaksinasi, pembelajaran tatap muka bisa dilakukan," paparnya. 

Sedangkan Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi mengatakan seluruh pelaku wisata juga bisa segera menyelesaikan vaksinasi. Harapannya dengan vaksinasi pelaku wisata bisa memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung.

"Untuk pelaku wisata masih sekitar 300 orang dari hampir 3.000 pekerja. Kami harap dengan datangnya vaksin dan mayoritas pelaku


BERITA TERKAIT