Sempat Dikira Hantu, Mayat Tergantung di Pohon Kelapa Gegerkan Warga | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sempat Dikira Hantu, Mayat Tergantung di Pohon Kelapa Gegerkan Warga

Sempat Dikira Hantu, Mayat Tergantung di Pohon Kelapa Gegerkan Warga Korban saat ditemukan dalam posisi tergantung di pohon kelapa.(ist)

Klikapa.com - Sempat dikira hantu, sesosok mayat tergantung di pohon kelapa di Dusun Pujiombo, Desa Bumirejo Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang gegerkan warga, Sabtu (8/5/2021). Diduga ia korban bunuh diri.


Setelah dievakuasi, polisi segera mengidentifikasi. Mayat itu ternyata dikenali bernama Mohammad Sahri, 30, warga Dusun Sumbergentong Kulon Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. 


Sebelumnya, mayat manusia yang tergantung di pohon kelapa sekitar 20 meter tingginya itu sepat membuat heboh warga sekitar. 

Ponidi, 65, warga Dusun Tugusari Desa Bumirejo Kecamatan Dampit yang kali pertama menemukan. Jazad korban ditemukan di atas pohon kelapa yang ada di tengah kebun kopi.

“Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 07.00. Korban sendiri bukan warga kami, tetapi dari Kecamatan Ampelgading,” kata Kepala Desa Bumirejo Sugeng Wicaksono.

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga, sehari sebelumnya diketahui korban sudah di sekitar kebun kopi. Warga menduga kalau korban adalah makhluk halus atau hantu. Sehingga sama sekali tidak melaporkan kepada siapapun.

“Baru Sabtu pagi ketika mengecek kebunnya, korban melihat ada tubuh manusia tergantung di pohon kelapa yang kemudian dilaporkan ke desa dan Polsek Dampit,” ujarnya.

Mendapat laporan penemuan mayat, perangkat desa beserta petugas Polsek Dampit segera ke lokasi. Kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi tubuh korban. 

Proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama, karena posisi korban tergelantung di atas pohon kelapa.

Begitu diturunkan, jenazahnya langsung dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. Kasusnya ditangani dan dalam proses penyelidikan Polsek Dampit. 

“Jenazah korban sudah kami mintakan visum. Untuk penyebab dan motifnya masih kami selidiki. Selain minta keterangan saksi warga di sekitar kejadian, juga dari keluarga korban,” terang Kapolsek Dampit Iptu Agung Hartawan.

Berdasarkan informasi warga lainnya, bahwa keberadaan korban di sekitar lokasi sudah sejak Kamis (6/5) siang pukul 14.00. Entah apa yang dilakukan dan maksud tujuan korban. 

Sebab rumahnya dengan lokasi bunuh diri, berjarak sekitar lima kilometer.


BERITA TERKAIT