Kini Pengungsi Desa Brau Peroleh Rumah Hunia Sementara | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kini Pengungsi Desa Brau Peroleh Rumah Hunia Sementara

Kini Pengungsi Desa Brau Peroleh Rumah Hunia Sementara Pengungsi di Dukuh Brau, Kota Batu kini menempati rumah hunian sementara.(firman)

Klikapa.com - Sebanyak 15 Kepala keluarga (KK) terdiri dari 53 jiwa warga terdampak rawan longsor di RT 02 RW 10 Dusun Brau Desa Gunungsari Kecamatan Batu Kota Batu, merasa lega. Pasalnya, per hari Minggu (9/5/2021) mereka mulai menempati hunian sementara (Huntara).

Penempatan mereka itu menyusul setelah Sabtu (8/2) sore tempat pengungsian sementara tersebut diresmikan oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. 

Saat meresmikan Huntara, Dewanti memastikan pada tahun ini Pemkota Batu akan mencarikan hunian tetap (huntap) bagi warga yang menempati huntara. Besar kemungkinan hunian tetap akan menggunakan lahan yang saat ini ditempati sebagai huntara.

"Saya berharap huntara ini bisa jadi hunian tetap. Meski begitu kami tetap mencari lahan untuk lokasi huntap dan proses pembangunan bisa berjalan tahun ini. Yang jelas kami akan mencarikan tempat yang layak dan aman dari bencana tanah gerak dan longsor," ujar Dewanti.

Disebutkan,  Pemkot Batu kini sedang berusaha untuk membeli lahan yang kini digunakan untuk Huntara. Asalkan harga sesuai dengan kemampuan Pemkot Batu atau cocok tanah ini akan dibebaskan.

"Kalau harganya cocok kenapa tidak. Dulu saat Pemkot Batu membeli lahan untuk pembangunan SDN 04 Gunungsari Satu, per meternya dihargai Rp 800 ribu. Kalau sekarang bisa lebih dari itu," bebernya.

Lahan yang digunakan huntara saat ini seluas 950 meter persegi merupakan milik kepala Dusun Brau. Dengan lokasi berada di belakang SDN 04 Gunungsari Satu Atap.

Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Batu Bangun Yulianto mengatakan terkait lokasi huntap saat ini sedang dicarikan lokasinya. 

"Yang jelas Pemkot Batu akan mengupayakan penyediaan lahan yang tidak jauh dari area tersebut sesuai keinginan warga. Juga berada di lahan yang aman dari bencana longsor dan tanah gerak dengan luas sekitar 1000 meter persegi," bebernya.

Sebelumnya, sejumlah warga di dusun Brau, terancam longsor tanahnya. Ini terlihat dari beberapa bergerakan


BERITA TERKAIT