Pangdam Jaya dan Polisi Tangkap 9 Debt Collector Terkait Penghadangan Mobil Anggota TNI | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pangdam Jaya dan Polisi Tangkap 9 Debt Collector Terkait Penghadangan Mobil Anggota TNI

  • 09-05-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1866
Pangdam Jaya dan Polisi Tangkap 9 Debt Collector Terkait Penghadangan Mobil Anggota TNI ilustrasi.(ist)

Klikapa.com - Sembilan orang terduga pelaku pengadangan mobil yang dikendarai anggota Badan Pembina Desa (Babinsa) Serda Nurhadi di Jalan Tol Koja Barat menuju Jakarta Utara, ditangkap kepolisian, Minggu (9/5/2021).

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan, penangkapan dilakukan oleh personel gabungan dari TNI-Polri.

"Tim Gabungan dari Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dengan gerak cepat berhasil mengamankan sembilan Orang," kata Herwin dalam keterangan tertulis, Minggu (9/5).

Dia menerangkan, penangkapan itu dilakukan siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ini, mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara

"Itu bentuk dari wujud sinergitas yang terjalin baik selama ini antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Wilayah DKI Jakarta," tukas dia.

Sebelumnya, kasus  penghadangan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK oleh debt collector sempat viral di media sosial. Dalam video itu terlihat mobil itu dikendarai oleh prajurit TNI.

Pihak Kodam Jaya memaparkan pengemudi tersebut merupakan anggota TNI AD yakni Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara 0502 Serda Nurhadi. Pada hari kejadian, Kamis (6/5) Nurhadi menerima laporan ada kendaraan yang dikerubuti sekelompok orang sehingga menyebabkan kemacetan.

Dalam mobil yang dikerubuti oleh 10 orang tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit. Sehingga anggota Babinsa tersebut berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih supir mobil untuk mengantar keRS melalui jalan Tol Koja Barat.

Namun demikian, Pomdam Jaya turut akan memeriksa Nurhadi lantaran membawa mobil yang diduga tengah bermasalah.


BERITA TERKAIT