Pinjam Uang Tak Diberi, Mobil dan Barang Berharga Kakaknya Dicuri | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pinjam Uang Tak Diberi, Mobil dan Barang Berharga Kakaknya Dicuri

Pinjam Uang Tak Diberi, Mobil dan Barang Berharga Kakaknya Dicuri Tersangka ketika digelandang petugas.(ist)

Klikapa.com -Sakit hati tidak dipinjami uang, Amirullah, 51, nekat mencuri mobil. Yang jadi sasaran mobil milik kakaknya, AST, 53, warga Jalan Juanda Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

Akibat peristiwa itu, , warga Kelurahan Sesetan Selatan Kota Denpasar ini, harus mendekam di balik terali besi Mapolresta Malang Kota.

“Tersangka kami tangkap selang beberapa jam setelah kejadian. Dia nekat mencuri mobil serta harta milik kakak kandungnya lantaran sakit hati,” kakta Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Hendro Tri Wahyono, Selasa (11/5/2021).

Amirullah adalah seorang tour guide. Pada 24 April lalu, dia datang ke Malang. Tersangka menginap di rumah kakaknya. Kedatangannya hanya sekadar untuk meminjam uang sebesar Rp 1 juta. Alasannya untuk kebutuhan keluarganya yang ada di Bali.

Namun oleh sang kakak tidak diberi. Alasannya sedang tidak memiliki uang sejumlah itu. Mungkin karena sakit hati itulah, akhirnya tersangka merencanakan pencurian. 

"Tepat hari Minggu (9/5), tersangka mencuri mobil, uang tunai Rp 2 juta serta lima unit HP," ujar Hendro. 

“Tersangka mencuri ketika kakak serta keluarganya sedang terlelap tidur,” sambungnya. 

Korban mengetahui mobil serta beberapa barang berharga miliknya hilang ketika bangun tidur. Selanjutnya korban melaporkan kejadian pencurian ke Polresta Malang Kota.

Berdasarkan laporan itu, polisi lantas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya malam harinya pukul 20.00 tersangka berhasil ditangkap anggota Resmob Satreskrim Polresta Malang Kota. Dia dibekuk saat berada di kamar Penginapan Arjuno Kota Batu.

“Semua barang bukti milik korban yang dicuri juga berhasil kami amankan. Semuanya masih dalam kondisi utuh,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, Amirullah dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa sub pasal 367 KUHP tentang pencurian dalam Keluarga. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.

"Saya sakit hati karena tidak dipinjami uang, padahal uang itu untuk anak istri saya di Bali," ucap tersangka Amirullah.(rex/agp)
 


BERITA TERKAIT