Gangguan Jiwa, Tersangka Pembunuh Ibu Kandung Bebas | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gangguan Jiwa, Tersangka Pembunuh Ibu Kandung Bebas

Gangguan Jiwa, Tersangka Pembunuh Ibu Kandung Bebas Gangguan Jiwa, tersangka pemnunuhan ibu kandung di Karangkates dibebaskan untuk proses penyembuhan.(ist)

Klikapa.com -Polres Malang membebaskan Arifudin Hamdy, tersangka pembunuhan ibunya. Itu dilakukan lataran yang bersangkutan diketahui terganggu kejiwaannya sesuai hasil pemeriksaan dokter.

“Kami tangguhkan penahanannya, karena hasil pemeriksaan dokter ternyata kejiwaannya terganggu. Dia kami kembalikan pada keluarga untuk dilakukan pengobatan,” lata Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara’langi, Selasa (15/6/2021).

Donny menambahkan penangguhan penahanan juga atas petunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. JPU meminta Arifudin dilakukan pengobatan sampai sembuh. 

“Keluarga juga tidak keberatan. Selama pengobatan, yang bersangkutan tetap kami pantau,” tambahnya.

Baca Juga :Ini Pengakuan Pelaku Pembunuh Ibu di Karangkates

Meski begitu Donny menegaskan kasus pembunuhan terhadap ibu kandung ini tetap lanjut. Prosesnya saat ini baru pelimpahan berkas tahap pertama ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Tetapi terhenti karena Arifudin diketahui mengalami gangguan kejiwaan, sehingga harus mendapat pengobatan.

“Sekali lagi kami sampaikan bahwa kasusnya tetap lanjut. Namun untuk prosesnya menunggu kondisi kejiwaannya normal,” tegas mantan Kasatreskrim Polres Blitar ini.


Diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal dari penemuan mayat seorang wanita di lahan kosong bekas Mess Pembangkit Jawa Bali (PJB) Karangkates, Sumberpucung, Kabupaten Malang, sekitar pertenganan Februari 2021 lalu.

Kondisi mayat yang terbenam separo badannya di dalam tanah itu, kemudian diketahui seorang pemilik sekaligus penjual warung makan di sekitar lokasi. Korban pun diketahui bernama Mistrin, 55, warga Jalan Abiyoso, Desa/Kecamatan Sumberpucung. 


Polisi yang kemudian menyelidiki kasus ini, akhirnya terungkap pelaku pembunuhan Mistrin adalah anaknya Arifudin Hamdy. Arifudin merupakan anak sulung dari empat bersaudara.

Motif pembunuhan diketahui karena pesugihan atau ingin kaya. Tersangka mengharapkan harta karun di lahan bekas Mess PJB.

Arifudin mengubur ibunya, setelah melihatnya tidak sadarkan diri di dekat lubang yang digali ibunya.  Melihat ibunya pingsan bukannya ditolong, sebaliknya tersangka malah memasukkan tubuh ibunya ke dalam lubang. 

Kepala dan badannya dikubur, sedangkan kakinya di luar. Alasannya karena mendapat


BERITA TERKAIT