Didemo Warga Madura, Penyekatan Suramadu Jadi SKIM | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Didemo Warga Madura, Penyekatan Suramadu Jadi SKIM

  • 21-06-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1464
Didemo Warga Madura, Penyekatan Suramadu Jadi SKIM Pertemuan tertutup Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi membahas polemik penyekatan di Jembatan Suramadu.(dok.sindo)

Klikapa.com -Didemo warga Madura terkait penyekatan di jembatan Suramadu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan tetap akan melakukan penyekatan. Hanya saja bentuknya berbeda yang kini sedang dievaluasi.

“Nanti pengamanan akan dilakukan daerah (Kabupaten Bangkalan). Dan itu sampai di tingkat desa. Kalau di Surabaya sampai tingkat kelurahan,” kata Eri, usai melakukan pertemuan tertutup dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Senin (21/6/2021).

Pada pertemuan di Gedung Negara Grahadi itu digelar cukup singkat, hanya sekitar setengah jam. Turut hadir, Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir dan Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

Eri menyebutkan pihaknya saat ini masih mengevaluasi kebijakan penyekatan di Jembatan Suramadu. Penyekatan ini dilakukan menyusul melonjaknya kasus COVID-19 di Bangkalan.

Nantinya deteksi Covid-19 akan dilakukan di tingkat mikro di Bangkalan. Jika kebijakan tersebut berjalan efektif dan mampu menekan kasus Covid-19, maka di Jembatan Suramadu sisi Surabaya tidak akan dilakukan penyekatan.

“Nanti saya akan koordinasi dengan Bupati Bangkalan. Kalau sudah ada penjagaan di tingkat wilayah, tidak perlu lagi ada penyekatan di jalan,” ujar Eri.

Di sisi lain, mulai hari ini, Senin (21/6/2021) semua warga yang melintasi Jembatan Suramadu maupun Pelabuhan Kamal, Bangkalan, harus menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Surat ini sebagai pengganti tes swab yang dilakukan petugas di posko penyekatan. SIKM diberlakukan terutama untuk warga yang setiap hari pulang-pergi Bangkalan-Surabaya.

Di antaranya seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah. 

Untuk mengurus SIKM, warga bisa mendatangi kantor kecamatan masing-masing, yang mana masa berlaku SIKM itu selama tujuh hari. 

“Kan kita tunggu SIKM saja. Kalau sudah ada SIKM silahkan melintas (ke Surabaya). Kan sisi Surabaya hanya perpanjangan dari Bangkalan," katanya.

Sebelumnya, ratusan warga Madura berunjukrasa dan mengepung Balai Kota Surabaya,Jawa Timur. Mereka mengeluhan penyekatan di Jembatan Suramadu


BERITA TERKAIT