Usai Takzia, 8 Orang Positif Covid-19, Kampung Jaksa Agung Suprapro Gang 3 Malang Dilockdown | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Usai Takzia, 8 Orang Positif Covid-19, Kampung Jaksa Agung Suprapro Gang 3 Malang Dilockdown

  • 21-06-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1443
Usai Takzia, 8 Orang Positif  Covid-19, Kampung Jaksa Agung Suprapro Gang 3 Malang Dilockdown Kampung Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 3 Kota Malang ditutup menyusul 8 warganya terpapar covid-19.(ipunk)

Klikapa.com -Muncul lagi kluster baru Covid-19 di Kota Malang. Kali ini terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 3, Rampal Celaket, Lowokwaru, Kota Malang. 8 Orang dinyatakan positif Covid-19. Akibatnya, kampung  itu di-lockdown selama 2 pekan ke depan. 

Dinas Kesehatan Kota Malang pun segera bertindak cepat dengan melakukan tracing dan test PCR masal serta penyemprotan disinfektan.

Munculnya kluster di perkampungan padat ini diduga setelah di wilayah itu ada salah seorang warganya meninggal dunia dan warga kemudian melakukan  takziah dan selamatan. 

"Informasinya dari kegiatan takziah dan kemudian selamatan (tahlil/kirim doa) orang meninggal dunia," kata Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, Senin (21/6/2021). 

Menurutnya, Dinkes Kota Malang melalui Puskesmas Rampal Celaket kini terus melakukan tracing dan swab antigen massal kepada 27 warga yang takziah. Dari jumlah itu, sebanyak 8 orang diketahui positif Covid-19. Empat orang langsung dibawa ke Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard dan 4 orang lainnya isolasi mandiri di rumah.

"Sesuai laporan Puskesmas Rampal Celaket. Tes swab antigen dilakukan pada 27 orang, 8 orang positif COVID-19 dan 19 orang negatif. Lalu 4 orang dibawa ke RS Lapangan Idjen Boulevard  dan sisanya (4 orang) karena dalam satu rumah dilakukan isolasi mandiri," terang Husnul. 

Sementara itu menurut Ketua RT 02, Kusaeri, kasus penyebaran Covid-19 diduga berawal dari takziah kepada warga bernama Didik yang meninggal dunia pada Kamis, 3 Juni lalu. 

Sepulang dari takziah banyak warga yang melaporkan sakit. Kemudian dilakukan tracing dan 27 warga di-swab antigen baru diketahui 8 warga positif Covid-19. 

"Hari Jumat setelah takziah warga yang sakit langsung di tes swab sama Puskesmas, akhirnya ketahuan kalau ada warga yang positif Covid-19," ujar Kusaeri. 

Lockdown pun dilakukan oleh warga demi menghindari penyebaran Covid-19 meluas. Warga yang ingin masuk ke kawasan ini diwajibkan membawa bukti


BERITA TERKAIT