LIPI Temukan 72 Persen Sampel Pasien Covid-19 Kena Varian Delta | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

LIPI Temukan 72 Persen Sampel Pasien Covid-19 Kena Varian Delta

  • 22-06-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1176
LIPI Temukan 72 Persen Sampel Pasien Covid-19 Kena Varian Delta ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan 72 persen atau 44 dari total 61 sampel klinis pasien Covid-19 yang  ditermanya telah terinfeksi varian Delta. Tim peneliti itu menyebut sampel yang itu sebagian berasal dari wilayah Kerawang, Jabar.

LIPI sebagai salah satu institusi dalam konsorsium surveilans genom SARS-CoV-2 telah menerima 104 sampel klinis pasien COVID-19 dari Balitbangkes (Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan) Kementerian Kesehatan RI untuk dilakukan analisis whole genome sequencing (WGS). 

Hingga 21 Juni 2021, LIPI sudah selesai mengidentifikasi 61 sampel dimana 44 di antaranya mengandung virus SARS-CoV-2 varian Delta. Peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI Anik Budhi Dharmayanthi berharap sisa sampel sebanyak 38 sampel bisa selesai diidentifikasi dalam beberapa minggu ke depan.

"Dua jenis variant of concern (VoC) telah berhasil diidentifikasi yaitu B.1617.2 atau varian Delta sebanyak 44 sampel dan B.1.1.7 atau varian alpha sebanyak 3 sampel," kata dalam keterangannya, Senin (22/6/2021).

Sementara sisa 14 sampel lain menurut Peneliti bidang mikrobiologi dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Sugiyono merupakan varian lama yang tidak masuk dalam VoC.

Lebih lanjut Anik menyebut hasil tersebut sudah dimasukkan dalam data internasional yang mengumpulkan data varian virus influenza, Global initiative on sharing all influenza data (GISAID).

Saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan yang signifikan. Selain itu, beberapa wilayah seperti Jakarta, Kudus, dan Bangkalan melaporkan adanya varian baru virus corona varian Delta. Terbaru, varian Delta juga telah terdeteksi di Karawang, Jawa Barat.

Identifikasi varian Delta ini menjadi yang pertama ditemukan di Jawa Barat, namun hal tersebut tidak serta merta mengimplikasikan bahwa varian ini baru saja muncul di daerah ini.

"Proporsi kemunculan varian Delta memang cukup besar dari sampel-sampel yang sudah dianalisa genomnya, yaitu sekitar 72 persen dari 61 sampel. Namun, perlu hati-hati juga menginterpretasikan karena belum tentu sebanyak itu pula proporsi di


BERITA TERKAIT