Rental Kamera Tertipu Rp 150 Juta. Begini Modusnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Rental Kamera Tertipu Rp 150 Juta. Begini Modusnya

  • 09-08-2021 penulis : Mahmudi
  • dibaca :5958
Rental Kamera Tertipu Rp 150 Juta. Begini Modusnya Rental kamera menjadi korban penipuan.

Klikapa.com -Pengusa rental kamera Ngalam Rent menjadi korban penipuan. Pulahan unit kamera dan peralatan fotografi senilai Rp 150 juta menguap. Sayangnya kasus ini sampai saat ini belum dilaporkan ke polisi.


Menurut pemilik Ngalam Rent  Bambang Lesmono, 31, kejadian itu sejak awal Juli lalu. Hingga saat ini pihaknya masih berupaya untuk menyelesaikan tanpa menempuh jalur hukum.


Awalnya. Bambang mengaku didatangi seorang penyewa kamera pada Selasa, 6 Juli 2021. Selanjutnya dua orang lagi pada keesokan harinya. Total tiga orang yang datang menyewa kamera. Mereka mengaku sebagai freelance yang disuruh orang berinisial Yky. 


Orang pertama berinial AA, 21, warga asal Desa Cempokomulyo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. AA memesan sejumlah 10 item, yang terdiri dari kamera, lensa, beserta perangkat fotografi lainnya. 


"Untuk orang pertama ini pesan dan barangnya diambil pada 9 Juli 2021. Saat itu kami tidak curiga karena pesanannya memang seperti untuk mengerjakan sebuah projek foto," jelasnya seperti dikutip New Malang Pos, Senin (9/8).


Penyewa kedua, berinisal ARB, 19, dan AR, 18, warga asal Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Mereka juga disuruh Yky, dengan iming-iming bekerja sebagai freelancer. Mereka menyewa 11 item berupa kamera dan perangkat lainnya. 


"Modusnya sama, tiga orang ini ditawari untuk jadi freelancer dan dikontrak untuk mengerjakan sebuah projek. Lalu diberi daftar kebutuhan kamera, dan disuruh menyewa," jelasnya.


Total katanya ada 21 kamera beserta perangkat pendukungnya. total kamera itu dari dua invoice berbeda. 


"Kesalahannya adalah mereka terlalu percaya, sehingga menyerahkan semua alat-alat tersebut ke orang bernama Yky itu," jelasnya. 


Menurut Bambang, kecuriaan muncul ketika ia menagih ongkos sewa. Mereka sama-sama meminta perpanjangan waktu. Awalnya mereka menyewa untuk waktu 24 jam. Setelah diusut akhirnya diketahui ketika penyewa itu menjadi korban Yky.


"Karena kontak Yky tidak bisa dihubungi, akhirnya mereka


BERITA TERKAIT