Pandemi Covid-19, Trayek Angkot Kota Malang Rontok, Tinggal 18. | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pandemi Covid-19, Trayek Angkot Kota Malang Rontok, Tinggal 18.

Pandemi Covid-19, Trayek Angkot Kota Malang Rontok, Tinggal 18. Mikrolet angkutan kota Malang rontok setelah pandemi Covid-19.(ist)

Klikapa.com - Pandemi Covid-19 akibatkan armada angkutan kota (angkot) di Kota Malang mati suri di sejumlah trayeknya. Berdasarkan data Dinas Perhubungan setempat, dari 25 trayek yang ada hanya menyisakan 18 trayek yang eksis. Sisanya tak lagi ada armada yang beroperasi. 


Menurut Kabid Angkutan Dishub Kota Malang Sony Bachtiar dari 18 trayek itu juga tidak semua armadanya beroperasi. Menyikapi itu, rencananya Pemkot Malang akan mengubah sejumlah trayek agar mereka tetap bertahan.


“Ada rencana seperti itu. Asalkan, pemindahan jalur itu mendapatkan persetujuan dari ketua jalur, koperasi. Memang untuk tetap eksis harus ada fleksibilitas jalur ini,” terang Sony. 


Tak hanya pemindahan jalur yang direncanakan, bisa juga dilakukan revitalisasi angkutan umum. Ini untuk mengimbangi kebutuhan pelayanan transportasi umum yang sudah memanfaatkan teknologi.


Ia mengaku pihaknya tengah dibicarakan pula dengan akademisi dan ahli transportasi di Kota Malang. Hal yang dibahas mengenai penyesuaian tarif, jalur trayek, bentuk transportasi umum lainnya dan lain-lain. 


Tidak menutup kemungkinan menerapkan penggunaan GPS. Yang artinya angkutan kota ini berbasis online.


"Sebenarnya angkot ini kalahnya soal waktu saja. Karena tidak ada kepastian (menunggu angkot datang di jalurnya). Berbeda dengan ojek online yang memudahkan masyarakat. Makannya ini masih kami rumuskan untuk mencari solusi terbaik," pungkas Sony. (ica)
 


BERITA TERKAIT