Polisi Temukan Bukti Pengusaha Roti di Sukun Dibunuh | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi Temukan Bukti Pengusaha Roti di Sukun Dibunuh

Polisi Temukan Bukti Pengusaha Roti di Sukun Dibunuh Bayu saat berada di tempat persemayaman jenazah di Gotong Royong.(ist)

Klikapa.com -Dugaan pembunuhan terhadap Ratna, 56, pengusaha roti di Jalan Emprit Kota Malang menguat. Polisi menemukan sejumlah bukti dan keterangan sejumlah saksi.

Sang suami, Sofyan, juga telah diamankan untuk dimintai keterangannya di Mapolres Kota Malang, Rabu (22/9).
Namun Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo belum mau berkomentar banyak. Dia menyebut penyelidikan sedang dilakukan. 

“Masih terus kami dalami. Kami belum bisa mengungkapkan lebih banyak. Yang jelas kami sudah melakukan olah TKP,” ucap Tinton. 

Sementara itu Agus Kurniawan, anggota Linmas di tempat tinggal korban menceritakan, bahwa Minggu (19/9) malam sekitar pukul 22.00 melihat keanehan pada Sofyan. 

Ketika itu Sofyan pergi membeli rokok sepulang dari Yayasan Gotong Royong, tempat istrinya (korban) disemayamkan. 

“Dia (Sofyan) hanya memakai kaos dan celana pendek. Padahal saat pergi, memakai jaket abu-abu,” ujar Agus. 

Agus mengaku sempat bertanya kepada Sofyan soal itu dan dijawab bajunya telah diberikan kepada tuna wisma di depan komplek rumah. Sofyan mengaku tidak tega melihat tuna wisma tersebut. 

Agus mengaku ikhwal itu juga sudah disampaikan kepada Tim Inafis Polresta Malang Kota yang datang menemuinya, Senin (20/9).  Agus ikut diperiksa sebagai saksi.

Terkait keterangan Agus itu, polisi pun segera mencari jaket tersangka itu dan berhasil ditemukan untuk barang bukti. 

Di rumah korban, polisi juga melakukan olah TKP. Petugas pun jgua membawa Sofyan untuk diperiksa di Mapolresta Malang Kota. 


Selasa (21/9), polisi kembali datang bersama Inafis Polda Jatim. Polisi menemukan bungkusan yang sengaja dibuang di sungai belakang rumah. Saat bungkusan itu dibuka ada sebuah kaos berwarna kuning di sekitar sungai. Saat terdapat bercak darah dan robek di bagian dada. 

Polisi menduga robekan tersebut sesuai dengan bekas luka di tubuh pelaku di bagian dada. 

Sementara Bayu, anak korban yang ditemui di Yayasan Gotong Royong masih tidak mau berkomentar. Dia terlihat sedih karena kehangan orang yang disayangi. 

Bayu


BERITA TERKAIT