Dua Pendaki Semeru Ditemukan tapi Tim SAR Belum Dapat Kepastian

  • 2016-05-24
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6274
Dua Pendaki Semeru Ditemukan tapi Tim SAR Belum Dapat Kepastian Dua Pendaki Gunung Semeru Supyiadi, (26) dan Zirli Gita Ayu Savitri, (17) dikabarkan ditemukan tapi Tim SAR Belum Dapat Kepastiannya

MALANG–Dua pendaki asal Cirebon yang hilang di Gunung Semeru selama lima hari, dikabarkan berhasil ditemukan oleh tim SAR, Senin (23/5) tadi malam. Kabar itu datang dari keluarga Supyiadi, (26) dan Zirli Gita Ayu Savitri, (17) yang ada di Ranu Pani. Semalam, dua pendaki itu dalam perjalanan ke Resort Ranu Pani sekitar pukul 19.30.

Rekan Zirli, Mega Karina mengaku mendapat kabar dari paman Zirli bernama Iqbal Ganesa yang berada di Malang. Dalam komunikasi itu, kata Mega, Iqbal memastikan jika Zirli dan Supyiadi sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Meski kondisinya lemas.

“Sudah dibawa turun, namun lemas, butuh perawatan,” tegasnya semalam.

Namun, hingga dini hari tadi, kabar itu belum diterima Kantor TNBTS di Arjosari, Kota Malang. Itu lantaran TNBTS belum berhasil terhubung Resort Ranu Pani. Sehingga belum mengetahui situasi langsung di lapangan.

Begitu juga Hendro Wahyono, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang yang dihubungi Malang Post (induk klikapa.com).  Juga belum bisa menghubungi tim SAR yang ada di lapangan.

Meski beigitu TNBTS, mengaku jika dua pendaki itu dalam kondisi selamat. dipstikan seperti itu, karena Zirli Senin (23/5) sekitar pukul 08.00 WIB, kembali memberi kabar keberadaannya di area bukit yang curam berdekatan dengan air terjun.

Kabar itu disampakaikan lewat telepon seluler Zirli kepada salah seorang anggota keluarganya. Dari situlah kemudian Tim SAR merasa yakin jika keberadaan dua pendaki itu masih hidup.


Menurut Ponco.S, Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), hingga semalam upaya penyisiran di daerah yang dimungkinkan dua pendaki itu tersesat terus dilakukan.

Info terakhir jika Zirli berada di daerah lembah di dekat air terjun pun telah dipetakan dalam pencariannya. Dalam komunikasi itu, lanjut Ponco memang tidak jelas benar. Karena suara Zirli timbul tenggelam.

''Hanya saja lokasi itu yang

Berita Terkait

Baca Juga