Kejari Malang Tahan Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Ngajum | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kejari Malang Tahan Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Ngajum

Kejari Malang Tahan Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah Ngajum Pengasuh Pondok Pesantren  (Ponpes) Thoriqul Jannah Kecamatan Ngajum, Kabupten Malang,  Idris Al-Marbawy.

Klikapa.com -Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menahan youtuber sekaligus pengasuh Pondok Pesantren  (Ponpes) Thoriqul Jannah Kecamatan Ngajum, Kabupten Malang,  Idris Al-Marbawy di Lapas Lowokwaru Malang. 


Penahanan itu dilakukan terkait statusnya sebagai  tersangka atas kasus video hoaks penembakan yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Penahanan Gus Idris itu, dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Malang, Edi Handoyo. Ia menyampaikan Idris telah menjalani penahanan sejak Kamis (21/10) lalu. 

“Sejak Kamis lalu, dia ditahan setelah sebelumnya rekannya juga lebih dulu ditahan,” ungkap Edi, Minggu (24/10). 

Edi menerangkan penahanan Idris kali ini merupakan kelanjutan dari kasus hoaks terkait dirinya ditembak yang sempat menggegerkan jagat maya. 

“Penahanannya bukan ada kasus baru, tetapi kasus video penembakan sebelumnya yang belum selesai. Berkas nantinya akan diserahkan ke pengadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, Idris juga sempat membuat heboh warganet denan konten video pasangan gancet. Video itu diunggah di kanal YouTube miliknya Gus Idris Official. Video itu kemudian  disayangkan sejumlah Ormas lantara kasus sebelumnya belum usai. 

Selain Idris, rekannya yakni Yan Firdaus (juru bicara) juga ditahan. Sebelumnya ia diketahui sempat kabur ke Kalimantan dan dilakukan pencarian. 


“Setelah pencarian diketahui di Kalimantan. Sebagai rasa keadilan, Idris juga kami tahan,” tambah Edi.


Lebih lanjut, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kabupaten Malang Sahat Robert Parulian Simatupang menambahkan Idris dan Yan ditahan di Lapas Kelas I Lowokwaru Malang.

Robert menyebut bahwa kedua  tersangka ini memiliki peran berbeda dalam Kanal YouTube Gus Idris Official. Keduanya akhirnya akan menjalani persidangan. 

“Yan sudah ditahan lebih dulu oleh Polres Malang, kita lanjutkan penahanan dan Idris juga kita tahan. Seperti diketahui perannya masing-masing, Yan bertugas mengupload atau mengelola akun YouTube sedangkan Idris sebagai pemeran didalamnya,” kata pria yang disapa Robert itu. 

Ia menyampaikan penahanan setidaknya dilakukan hingga proses pelimpahan berkas ke pengadilan dalam 20 hari sejak ditahan.

“Kapan


BERITA TERKAIT