Meskes Sebut 126 Kota/Kabupaten Naik Kasus Positif Covid-19. Terbanyak dari Klaster Sekolah PTM dan Takziah | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Meskes Sebut 126 Kota/Kabupaten Naik Kasus Positif Covid-19. Terbanyak dari Klaster Sekolah PTM dan Takziah

  • 15-11-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1332
Meskes Sebut 126 Kota/Kabupaten Naik Kasus Positif Covid-19. Terbanyak dari Klaster Sekolah PTM dan Takziah ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Waspada. Paparan virus Corona di Tanah Air belum berakhir. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun mencatat  ada kenaikan kasus positif Covid-19 di 126 kabupaten/kota di Indonesia.

Menurut Budi, kenaikan itu banyak disumbang oleh kasus positif yang terjadi di sekolah saat pembelajaran tatap muka (PTM) dan takziah atau kunjungan duka cita.

"Minggu lalu ada 126 kabupaten/ kota naik. Sebagian besar disebabkan kasus positif di sekolah dan takziah," kata Budi saat konferensi pers di Chanel Youtube Sekretariat Presiden, Senin (15/11/2021).

Menurutnya, kenaikan itu sudah berlangsung selama 3 pekan. Kemenkes pun menyebutkan akan melakukan konsolidasi bersama Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Ia berharap permasalahan itu dapat diatasi dengan cepat. Sehingga, kata dia, PTM tetap bisa dilaksanakan.

"Saya dan pak Nadiem akan konsolidasi rencananya mudah mudahan Minggu ini kira selesaikan agar tetap tatap muka dengan surveilans aktif," ujarnya.

Budi berkata, pihaknya akan melakukan surveilans aktif sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Sehingga, sekolah bisa mengambil tindakan cepat jika didapati kasus positif.

"Bapak presiden arahkan sekolah tatap muka dilakukan surveilans agar kalau ada indikasi kita bisa lakukan tindakan," ucapnya.

Munculnya klaster Covid-19 di sekolah itu terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kasus itu merebak berawal dari  klaster di SMKN 1 Sedayu, Bantul. Klaster sekolah itu menyebar hingga ke beberapa kabupaten lain, termasuk Sleman yang mencapai puluhan kasus.

Awal penyebaran diduga dipicu dari kegiatan takziah yang diikuti salah seorang guru SDN Sukoharjo kemudian merembet ke murid-murid dan rekan kerjanya. Hasil tracing kontak erat salah seorang siswa lantas menguak penyebaran Covid-19 di SMKN 1 Sedayu.

Dari dua satuan pendidikan itu, terhitung ada belasan murid dan beberapa guru terkonfirmasi Covid-19 pada akhir Oktober lalu. Adapun anggota keluarga dari para siswa maupun pengajar juga terpapar Corona.
 


BERITA TERKAIT