Nataru, Seluruh Wilayah Ditetapkan PPKM Level 3. Pesta Kembang Api, Arak-arakan dan Kerumunan Massa Dilarang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Nataru, Seluruh Wilayah Ditetapkan PPKM Level 3. Pesta Kembang Api, Arak-arakan dan Kerumunan Massa Dilarang

  • 17-11-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1437
Nataru, Seluruh Wilayah Ditetapkan PPKM Level 3. Pesta Kembang Api, Arak-arakan dan Kerumunan Massa Dilarang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy .(ist)

Klikapa.com -Pemerintah akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga secara serentak pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Kebijakan mulai berlaku pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

"Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulis, Rabu (17/11).

Kebijakan itu dikeluarkan untuk mengantisipasi gelombang ketiga lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) akhir tahun. Keputusan diambil dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 Pada Libur Nataru

Muhadjir menegaskan kebijakan tersebut dikeluarkan guna memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru.

Nantinya, seluruh wilayah di Indonesia, baik yang sudah berstatus PPKM Level 1 dan 2 juga akan menerapkan aturan PPKM Level 3. 

"Sehingga ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali nanti akan diseragamkan," tuturnya.

Saat libur Natal dan tahun baru nanti, perayaan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar akan sepenuhnya dilarang. 

Sementara, untuk Ibadah Natal, kunjungan wisata, pusat perbelanjaan menyesuaikan dengan aturan PPKM Level 3.

Kebijakan status PPKM Level 3 ini akan berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2021. Kebijakan ini akan diterapkan menunggu Kemendagri menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru.

Muhadjir lalu meminta meminta Kementerian, Lembaga, TNI/Polri, Satgas Covid Nasional melalui BNPB, Pemerintah Daerah, serta komponen strategis lainnya untuk menyiapkan surat edaran dan dukungan operasional dalam pengendalian penanganan Covid-19 selama masa libur Nataru.

"Kebijakan Nataru ini diperlukan untuk menghambat dan mencegah penularan Covid-19, tetapi ekonomi harus tetap bergerak. Pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan juga dilakukan di sejumlah destinasi. Utamanya di tiga tempat, yaitu di Gereja pada saat perayaan Natal, di tempat perbelanjaan, dan destinasi wisata lokal," katanya.
 


BERITA TERKAIT