22 Jam Pencarian, Korban Longsor Wonosari Ditemukan Tewas | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

22 Jam Pencarian, Korban Longsor Wonosari Ditemukan Tewas

22 Jam Pencarian, Korban Longsor Wonosari Ditemukan Tewas Tim SAR dan Warga saat melakukukan pencarian korban longsor di di Desa Bangelan, Kecamatan Womosari, Kabupaten Malang.(ipunk)

Klikapa.com -Setelah pencarian sekitar 22 jam,  seorang warga yang tertimbun longsor di Desa Bangelan, Kecamatan Womosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/11) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (29/11). Jasad petani bernama Cukup, 68 tahun itu langsung dievakuasi. 

Petugas yang melakukan pencarian menemukan jasad warga RT 12 RW 04 Karangrejo Kromengan itu di dekat aliran sungai yang memisahkan Desa Bangelan Wonosari dan Desa Karangrejo. Dia ditemukan sekitar pukul 12.10 wib. 

"Korban ditemukan di areal pencarian radius tiga meter dari barang milik korban yang ditemukan. Pencarian korban dengan peralatan manual dan semprotan air. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa," ujar Danramil Wonosari Kapten Arm Heru Santoso. 

Menurutnya, saat kejadian tanah longsor korban sedang berada di ladang kopi bersama istrinya. Menurut informasi, Cukup saat itu memperbaiki saluran pengairan kebun kopi yang digarapnya. 

Ketika hujan mulai mengguyur, istri korban mengajak meninggalkan tempat namun korban tak tetap ingin menyelesaikan pekerjaannya. 

Istri korban kemudian meninggalkannya di lokasi sekitar pukul 11.30. Sorenya warga dihebohkan dengan kabar tanah longsor. Terlebih istri korban yang mendengar berita itu langsung bergegas ke lokasi. 

Saat itu Cukup tak tampak lagi di kebun. Warga pun melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke instansi terkait. Saat longsor, diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri.
 
“Korban tidak sempat berlari dan tertimpa tanah longsor," ungkap Heru. 

Tinggi longsoran diketahui sekitar 40 meter dari lokasi korban ditemukan, dengan lebar longsoran 60 meter, dan tebal 5 meter.

Pencarian korban telah dilakukan  sejak Minggu (28/11) oleh warga sekitar dengan peralatan seadanya. Namun hingga sore belum diketemukan. BPBD Kabupaten Malang memutuskan melakukan pencarian pada Senin (29/11).(tyo/van)
 


BERITA TERKAIT