Masa Libur Sekolah Akhir Tahun Diundur Januari | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Masa Libur Sekolah Akhir Tahun Diundur Januari

Masa Libur Sekolah Akhir Tahun Diundur Januari Masa libur akhir smester siswa sekolah tahun ini diundur bulan Januari.(ist)

Klikapa.com -Masa libur semester siswa sekolah dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bulan Desember ditiadakan. Sekolah baru boleh libur pada Januari 2022. Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tetap berlangsung selama bulan Desember. 

Kebijakan ini untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19 selama libur Nataru. Itu sesuai Inmendagri No 62/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
 
Dalam aturan itu ada dua ketentuan. Pertama berkaitan dengan libur hari raya dan mekanisme pemberian rapor. Pemerintah pusat mengimbau pembagian rapor semester ganjil dilakukan tidak pada masa Nataru. Diinstruksikan pembagian rapor dilakukan Januari 2022.  

Periode Nataru yang ditentukan pemerintah pusat mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pada saat itu juga telah ditetapkan massa berlakunya PPKM level 3 di seluruh negeri.

Di Kota Malang, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang Suwarjana menegaskan masa libur Nataru ditiadakan. 

“Kita sesuaikan dengan instruksi pusat. Jadi selama Nataru tak libur. Liburnya nanti baru mulai  3 sampai 7 Januari 2022,” tegas Suwarjana, Senin (29/11).

Selama periode Nataru, PTM terbatas masih dilaksanakan. Aturannya merujuk  PTM pada pemberlakukan PPKM Level 3. 

“Ini nanti akan kita surati sekolah-sekolah. Yang jelas aturannya tidak libur. Tapi masih PTM terbatas,” tegas mantan Kabag Umum Pemkot Malang ini. 

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan peniadaan libur sekolah akhir tahun itu diberlakukan semua wilayah. Teknisnya Dikbud dan Dinas Kesehatan akan berkoordinasi.

“Karena nanti bisa dilakukan PTM terbatas kita minta Dikbud atur teknisnya dan nanti Dinkes juga bantu untuk pengawasan dan antisipasi. Bisa dilakuakan swab acak dan sebagainya untuk antisipasi penyebaran kasus Covid-19,” Sutiaji. (ica/ian/van) 
 


BERITA TERKAIT