Ibu Korban Perundungan dan Pelecehan Siswi SD di Kota Malang Lanjut Proses Hukum | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ibu Korban Perundungan dan Pelecehan Siswi SD di Kota Malang Lanjut Proses Hukum

Ibu Korban Perundungan dan Pelecehan Siswi SD di Kota Malang Lanjut Proses Hukum AN, ibu korban kasus perundungan dan pelecehan siswi SD di Kota Malang dan penasihat hukumnya saat di Mapolres Malang Kota.(ist)

Klikapa.com -Orang tua korban kasus pelecehan dan perundungan terhadap siswi SD di Kecamatan Blimbing, Kota Malang tetap menuntut keadilan hukum. Upaya diversi yang dilakukan penyidikan Satreskrim Polresta Malang Kota, Selasa (7/12/2021) pun gagal. 

Diketahui, siswi sebut namanya Mawar, 13 tahun, sempat viral setelah video penganiayaan terhadap dirinya tersebar di media sosial.

Orangtua Melati meminta kasusnya itu tetap proses hukum ditegakkan. Terlebih putrinya itu juga menjadi korban pelecehan seksual. 

AN, ibu Melati menyampaikan secara kemanusiaan dirinya telah memaafkan para pelaku. Tetapi secara tindakan dan proses hukumnya sudah tidak ada kata maaf. 


"Kami sudah bertemu dengan semua pelaku penganiayaan dan meminta untuk proses hukum terus dilanjutkan. Mengingat mental dan fisik anak saya yang sudah disakiti hingga seperti itu," kata AN usai mengikuti mediasi yang difasilitasi penyidik Polres Malang Kota, Selasa (7/12).

AN mengakui jiga para pelaku sudah meminta maaf secara lisan. Tetapi ia menganggap bukan berarti menggugurkan sanksi atas tindakan yang dilakukan oleh pelaku. 

"Kami sudah berkomitmem dan yakin bahwa proses hukum harus dilanjutkan. Karena saya dulu melaporkan juga tidak mudah, harus menunggu sampai tidur di emperan Alun-Alun Kota Malang," ceritanya. 

Didampingi penasihat hukumnya, ia mengaku sudah menyiapkan kebutuhan administrasi untuk pelimpahan ke tahap selanjutnya. Mengingat sesuai target penuntasan, para tersangka telah ditahan selama 15 hari. 

Leo Permana, salah satu penasihat hukum menyampaikan, semua kembali kepada keluarga korban. Ia pun memahami kondisi kliennya yang trauma yang dialami korban.

Leo mengaku siap mengawal proses hukum yang ditempuh korban dan ibunya hingga selesai. Termasuk proses diversi yang telah tercantum dalam pasal 1 angka 7 UU RI nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sebelumnya, video aksi pengeroyokan terhadap Melati, yang dilakukan beberapa anak viral di media sosial. Dalam video berdurasi dua menit 29 detik itu, terlihat Melati beberapa kali dihujani


BERITA TERKAIT