Polisi Tetapkan Korban Penganiayaan di Taman Merbabu Tersangka Pencabulan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi Tetapkan Korban Penganiayaan di Taman Merbabu Tersangka Pencabulan

  • 27-12-2021 penulis : muhaimin
  • dibaca :2829
Polisi Tetapkan Korban Penganiayaan di Taman Merbabu Tersangka Pencabulan Korban kasus penganiayaan sekaligus tersangka kasus pencabulan ketika dirilis Polres Malang Kota.(ist)

Klikapa.com -Korban pengeroyokan di sekitar Taman Nivea Jalan Merbabu, Kota Malang, menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan. Sebelumnya, kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial ini juga menangkap 4 orang pelaku pengeroyokan itu.

“Aksi pengeroyokan tersebut bermula dari pengakuan sorang perempuan bernama LN, 23. Kepada temannya, LN mengaku dicabuli oleh SW,” kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota (Makota) Kompol Tinton Yudha Riambodo di Mapolresta Makota Senin (27/12/2021).

Dijelaskannya, LN kemudian mengajak teman dan adiknya untuk mendampingi saat meminta konfirmasi SW atas perbuatan yang dilakukan kepada LN.

“Setelah kami ditelusuri motif pengeroyokan tersebut setelah ada pengakuan LN. Temannya itu reflek menganiaya SW karena dirasa mengancam LN. Dan LN juga melaporkan SW atas dugaan pencabulan,” terangnya.

Dijelaskannya, LN melaporkan SW seminggu setelah kasus penaniayaan itu ditangani polisi. 

Dugaan pencabulan sendiri  juga didasari hasil visum keluar dari forensik RSSA Malang. LN dan SW juga telah diperiksa. Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah alat bukti. Dari situlah polisi pun menetapkan korban pengeroyokan SW, juga menjadi tersangka kasus pencabulan.


“Jumat (24/12) kami resmi menahan SW. Karena terbukti melakukan pencabulan terhadap LN. SW kami jerat dengan Pasal 290 Ayat (1) KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” terangnya.

Sebelumnya, polisi juga telah menangkap dan memproses kasus pengeroyokan terhadap SW. Empat pelakunya yang telah ditahan itu adalah Christian Viari, 22, warga Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing, Iswandandy Purwanto 20, warga Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang, Tegar Aditama, 21, warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dan FP, 17 warga Kecamatan Klojen  Kota Malang.

Kasus ini bermula dari vedio pengeroyokan kepada seorang pria hingga babak belur. Video yang berdurasi sekitar 28 detik itu sempat viral. Polisi yang menelusuri kasus itu kemudian megetahui korbannya SW, 23, warga asal Pakis Kabupaten Malang. 

Setelah ditelisik polisi, kasus itu berawal dari perkenalan SW


BERITA TERKAIT