Gus Idrus Pembuat Konten Video Hoaks, Bebas | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gus Idrus Pembuat Konten Video Hoaks, Bebas

Gus Idrus Pembuat Konten Video Hoaks, Bebas Pembuat konten video hoaks Idris Al Marbawy dan Yan Firdaus kini bebas usai menjalani hukuman.(ist)

Klikapa.com -Idris Al Marbawy atau Gus Idris bebas. YouTuber asal Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang yang sempat viral karena konten video hoaks ini, usai menjalani masa tahanan di Lapas Lowokwaru Malang. 

Idris sebelumnya divonis hukuman penjara selama tiga bulan, pada 30 Desember 2021 lalu.

“Kabar yang saya dapatkan sudah bebas sejak Jumat (14/1) lalu. Dia bebas asimilasi,” ucap Zulham Akhmad Mubarak, sekretaris Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Malang yang menjadi pelapor kasus video hoaks Gus Idris.

Terkait bebasnya Gus Idris itu, Selasa (18/1) lalu Zulham mendatangi Mapolres Malang. “Kedatangan saya untuk klarifikasi kebenaran, karena ini kewajiban sebagai pelapor,” katanya.

Kasubsi Prapenuntutan (Seksi Pidana Umum) Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang Anjar Rudi Admoko dikonfirmasi juga mengiyakan. Ia mengatakan kalau kasus Idris sudah divonis. 

“Vonisnya tiga bulan dan sudah menjalani hukumannya,” katanya.

Bebasnya Idrus itu disebutkan termasuk juru bicaranya Yan Firdaus yang juga ditahan di Lapas Lowokwaru karena kasus yang sama. 

Informasi resmi SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) Pengadilan Negeri Kepanjen, Idris dan Yan menjalani sidang penuntutan pada 25 Oktober lalu dengan klarifikasi perkara sumpah palsu dan keterangan palsu. 

Idris dan Yan Firdaus didakwa pasal 14 ayat 2 UU nomer 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto pasal 55 ayat 1 KUHP yang dengan sengaja menerbitkan keonaran di masyarakat. 

Idris serta Yan Firdaus juru bicaranya terjerat hukum karena konten video bohong. Konen video yang menghebohkan itu memperlihatkan Idris ditembak orang tak dikenal. Konten itu pun kemudian dikecam masyarakat serta sejumlah organisasi.(tyo/agp)
 


BERITA TERKAIT