Pemerintah Tetapkan Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya Naik ke PPKM Level 3 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pemerintah Tetapkan Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya Naik ke PPKM Level 3

  • 07-02-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2403
Pemerintah Tetapkan Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya Naik ke PPKM Level 3 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Klikapa.com - Pemerintah melalui Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan PPKM level 3 untuk Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya. Kebijakan ini diterapkan setelah terjadi lonjakan jumlah kasus positif Corona dalam beberapa hari terakhir.

"Berdasarkan level asesmen saat ini kami sampaikan bahwa aglomerasi Jabodetabek, Jogja, Bali, Bandung Raya akan ke level 3. Hal ini terjadi bukan karena tingginya kasus, saya ulangi bukan karena tingginya kasus, tetapi karena juga rendahnya tracing. Bali juga naik level 3 disebabkan rawat inap meningkat," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (7/2).

Menurutnya, aturan tersebut akan dilihat dalam inmendagri yang akan dikeluarkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Rencananya aturan itu akan dikeluarkan hari ini.

Luhut memerintahkan peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan varian Omicron yang menyumbang kenaikan kasus covid dalam beberapa waktu terakhir. Di antaranya peningkatan faskes hingga konversi bed untuk pasien covid.

Disebut pula, kebijakan PPKM yang pemerintah ambil tetap mengikuti level asesmen yang telah disesuaikan berdasarkan cakupan kapasitas rawat inap.

"Berdasarkan data yang kami kumpulkan berbagai sumber, bahwa omicron ini menyebabkan penularan jauh lebih cepat, melampaui penularan varian delta. Luhut mengklaim pemerintah terus memperbarui data dan meminta masukan dari berbagai ahli dalam bidangnya.

"Serta analisis perkembangan di seluruh negara sehingga menjadi penanganan pemerintah terhadap Omicron secara holistik," tegas Luhut.

Dalam kesempatan itu Luhut juga memaparkan, xari data yang pemerintah miliki saat ini, sebanyak 357 pasien meninggal dari sejak omicron berjalan, 42 persen memiliki komorbid.

"44 persen lansia, dan 69 persen belum vaksinasi lengkap. Maka lansia yang belum vaksin, segera vaksin," ujarnya.
 


BERITA TERKAIT