Pesta Sabu, Empat Orang di Pakis Disergap Polisi | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Pesta Sabu, Empat Orang di Pakis Disergap Polisi

Pesta Sabu, Empat Orang di Pakis Disergap Polisi Empat orang diringksu polisi saat pesta sabu di salah satu rumah di Dusun Plalar Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Klikapa.com -Empat orang ditangkap polisi di salah satu rumah di Dusun Plalar Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, akhir pekan lalu. Polisi menggerebek rumah itu setelah mengetahui ada pesta narkoba jenis sabu.

Mereka yang diringkus itu adalah Rahmad Dani Santoso, 25, Nurul Sahudi, 28, Asmaul Rizki, 24, warga Dusun Plalar Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Satu lagi teman mereka yang juga diamankan adalah Arif Dwi Kurnia Akbar, 26, warga Desa Sidorejo Kecamatan Jabung. 

“Ketika digerebek mereka tidak bisa mengelak, karena di dalam rumah ditemukan beberapa barang bukti. Selain poket sabu-sabu juga seperangkat alat hisap yang baru saja terpakai,” kata Kapolsek Poncokusumo AKP Sumaryono melalui Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, Senin (14/2/2022).

Penangkapan mereka bermula dari pengembangan penyidikan perugas. Sebelumnya polisi mengamankan dua orang remaja yang kedapatan memiliki tiga butir pil koplo dobel L di jembatan Desa Belung Poncokusumo. 

Ketika diminta keterangan, mereka mengaku membeli pil setan itu dari Nurul Sahudi. Mereka juga mengaku kalau di rumah Nurul sering dijadikan pesta sabu.

Berangkat dari informasi itu, petugas lalu melakukan penyelidikan dan pengintaian di rumah Nurul. Begitu diyakini di dalam rumah ada aktivitas beberapa orang, petugas langsung menggerebek. Saat itu keempatnya sedang sedang fly.

“Keempatnya dijerat dengan pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya adalah 12 tahun kurungan penjara,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan, keempat mengaku kalau sabu dibeli dari seseorang yang kini sedang diburu. Sabu dibeli dengan cara patungan yang kemudian dipakai bersama-sama. Mereka mengaku belum lama mengkonsumsi sabu.(agp)
 


BERITA TERKAIT