Sejak Omicron Melanda,2.484 Orang Meninggal, 80 Di antaranya Balita | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Sejak Omicron Melanda,2.484 Orang Meninggal, 80 Di antaranya Balita

  • 22-02-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1566
Sejak Omicron Melanda,2.484 Orang Meninggal, 80 Di antaranya Balita ilustrasi.(dok kompas)

Klikapa.com -Sedikitnya 80 balita usia 0-5 tahun meninggal akibat terpapar Covid-19. Angka itu terjadi selama gelombang varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron di Indonesia sejak Januari 2022.

Data yang dihimpun Kementrian Kesehatan ( Keemenkes) itu diungkapkan Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi. Menurutnya, berdasarkan data per 19 Februari sebanyak 2.484 pasien meninggal terinfeksi Covid-19 pada dua bulan terakhir.

Dari jumlah itu 53 persen di antaranya warga lanjut usia (lansia) dan 46 persen sisanya warga nonlansia.

"Secara pasti data mengenai 3 persen balita usia 0-5 tahun meninggal dunia, kita tidak ada informasi lebih lanjut. Mungkin bisa menanyakan kepada para klinisi langsung di rumah sakit," kata Nadia dalam konferensi pers, Selasa (22/2).

Kendati demikian, berdasarkan data pada umumnya, balita yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 diakibatkan mereka memiliki penyakit bawaan. Biasanya yang paling banyak dilaporkan adalah kelainan jantung, kelainan imunitas, pneumonia, serta kanker darah.

Untuk itu, Nadia meminta orang tua tetap disiplin terhadap protokol kesehatan 5M Covid-19 baik di rumah maupun saat ke luar rumah. Di antaranya yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

"Penyebab pada anak-anak dikarenakan kita tahu varian Omicron cenderung tidak bergejala sehingga mempercepat terjadinya penularan ataupun klaster keluarga," kata dia.

Lebih lanjut, Nadia juga merinci, dari data sampel 2.484 pasien Covid-19 yang meninggal selama gelombang Omicron di Indonesia. 54 persen di antaranya dilaporkan memiliki komorbid atau penyakit penyerta, sementara 46 persen tanpa komorbid.

Dari data itu juga didapatkan, pasien Covid-19 yang meninggal, 27 persen di antaranya sudah menerima vaksin primer lengkap dosis 1 dan 2, sedangkan 73 persen lainnya baru menerima vaksin 1 dosis atau bahkan belum divaksinasi sama sekali.

"Dan dari 2.484 pasien meninggal itu, rata-rata terinfeksi 5,8 bulan dari vaksinasi dosis kedua," ujar Nadia.
 


BERITA TERKAIT