Bolos Mengaji, Bocah SD di Gondanglengi Mengaku Diculik | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Bolos Mengaji, Bocah SD di Gondanglengi Mengaku Diculik

Bolos Mengaji, Bocah SD di Gondanglengi Mengaku Diculik NBA bersama keluarganya setelah pengakuanya diculik ternyata hanya bualan belaka.(ist)

Klikapa.com -Polisi berhasil membongkar kasus 'penculikan' yang menghebohkan warga Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Selasa (1/3) malam. Kasus itu ternyata hanya karangan. Aktornya tak lain bocah 12 tahun berinisal NBA yang juga 'korban penculikan'.


Sebelumnya kasus ini sempat menjadi viral di media sosial dan tersebar di grup WhatsApp. Polisi pun segera melaukan penyelidikn dan meminta keterangan sejumlah warga termasuk NBA.


Hasilnya menurut Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono, penculikan itu hanya karangan saja. Cerita NBA bahwa dirinya telah diculik tidak benar. Siswa sekolah dasar (SD) ini mengarang cerita penculikan karena takut dihukum karena bolos mengaji.


“Hasil penyelidikan memastikan bahwa kabar itu (penculikan) tidak benar alias hoaks. Anaknya sendiri mengaku diculik karena takut dengan orang tuanya. Dia tidak ngaji sudah empat hari,” kata Pujiyono.


Sebelumnya, video penculikan berdurasi 20 detik, Selasa (1/3) malam viral. Video itu menceritakan NBA diculik orang tak dikenal di halaman Masjid. NBA mengatakan diculik orang seusai salat Maghrib berjamaah di Masjid tak jauh dari rumahnya.


Ia mengaku didekap penculik di halaman Masjid. Kemudian dimasukkan ke dalam karung. Saat tersadar dari obat bius, NBA berontak hingga akhirnya terjatuh dari motor. NBA kemudian mengaku ditolong oleh penjual cilok dan batagor dan diantarkan pulang ke rumahnya.

Ketika pulang inilah, NBA mengaku telah diculik kepada orang tuanya. Warga yang mendengar lantas heboh. Drama penculikan pun langsung viral. Polisi juga langsung menyelidiki kebenarannya.

“Ternyata tidak benar. Penjual cilok atau batagor yang dikatakan menolong, tidak mengiyakan. Saya juga berharap masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial,” tutur Pujiyono.


Ikhwal video bualan itu membuat orangtua NBA telah meminta maaf. Klarifikasi keluarga terkait karangan cerita NBA yang mengaku diculik orang, juga disampaikan lewat video. 


Mukhlis, ayah NBA mengaku telah meminta maaf dan akan lebih membina anaknya. Ia mengatakan bahwa


BERITA TERKAIT