Vaksin untuk Booster Habis, PMI Kota Malang Hentikan Vaksinasi kecuali untuk Anak 6-11 Tahun | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Vaksin untuk Booster Habis, PMI Kota Malang Hentikan Vaksinasi kecuali untuk Anak 6-11 Tahun

  • 04-03-2022 penulis : muhaimin
  • dibaca :1908
Vaksin untuk Booster  Habis, PMI Kota Malang Hentikan Vaksinasi kecuali untuk Anak 6-11 Tahun Vaksinasi dosis ketiga atau booster habis, PMI Kota Malang hentikan vaksinasi Booster.(ist)

Klikapa.com -Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang menghentikan sementara layanan vaksin dosis ke tiga atau booster. Ini terkait jumlah vaksin sudah habis. 

Ketua PMI Kota Malang Imam Bukhori mengatakan, pihaknya sudah mengajukan lagi ke Dinas Kesehatan Kota namun hingga saat ini tidak tersedia.
 
"Masalahnya persediaan droppingnya itu sudah habis. Kami sudah lama tidak ada dropping lagi. Kemarin itu kami menghabiskan saja. Kami sudah mengajukan lagi, tapi berapa hari ini belum tersedia," terang Imam, Jumat (4/3/2022).

Diketahui PMI Kota Malang menjadi salah satu lokasi untuk menerima vaksin booster. Namun untuk saat ini, masih diprioritaskan bagi kalangan lanjut usia (Lansia) dan vaksin anak-anak.

"Booster ini untuk lansia prioritasnya tapi juga bisa untuk masyarakat umum. Untuk vaksinasi reguler dosis 1 dan 2 kita belum ada dropping. Kita sesuai dengan program pemerintah.

Sebelumnya, vaksin kita ada empat, Sinovac, AstraZenecca, Moderna dan Pfizer. Kalau dosis 1 Sinovac, bisa booster Pfizer bisa AstraZenecca. Kalau AstraZenecca, bisa AstraZenecca lagi dan Moderna," sambung Imam.

Imam mengaku menyayangkannya vaksinnya habis saat ini. Karena, vaksinasi booster yang dilayani selama ini diikuti antusias oleh masyarakat. Ini penting mengingat ancaman potensi Omicron masih membayangi.

"Banyak sekali yang vaksin di PMI. Biasanya sampai 300 dosis per hari kita vaksinnya," ungkapnya.

Untuk saat ini, di PMI Kota Malang hanya tersedia jenis vaksin Sinovac. Namun pasokan Sinovac itu hanya diperuntukkan program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. 

Karena itulah, kini pihaknya lebih fokus terlebih dahulu untuk menggencarkan vaksinasi anak 6-11 tahun.

"Saat ini masih tersedia sebanyak 3 ribu dosis untuk vaksinasi anak 6-11 tahun. Biasanya per hari sekitar 50-an dosis. Oleh karena itu kita minta juga Dinas Pendidikan untuk diinformasikan juga ke sekolah-sekolah," tandasnya. (ian/aim)
 


BERITA TERKAIT