Kijang Inova Ditabrak KA BBM di Pelintasan Comboran | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kijang Inova Ditabrak KA BBM di Pelintasan Comboran

Kijang Inova Ditabrak KA BBM di Pelintasan Comboran Mobil Inova ringsek usai ditabrak KA BBM di pelintasan tanpa palang pintu Comboran, Kota Malang.(ist)

Klikapa.com -Mobil Toyota Innova ditabrak Kereta Api pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Halmahera, Comboran Kota Malang, Minggu (17/4). Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun mobil rusak berat.

Prayitno, 48, pengendara mobil menceritakan, dirinya mengemudi dari arah selatan Jalan Halmahera menuju Jalan Irian Jaya. Namun ketika di persimpangan rel, mobil yang dikendarainya mendadak mesin mati dan kereta dari arah utara langsung menabraknya. 

"Mau ke Comboran, tidak ada yang nyegat (petugas di pelintasan rel tanpa palang pintu).  Pas dicegat (distop), saya di tengah-tengah rel, mesin saya mati," cerita Prayitno. 

Ketika ditabrak, mobil yang dikendarainya terseret hingga sekitar 10 meter. Prayitno yang merupakan warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang ini pun masih berada di dalam mobil ketika terjadi tabrakan. 

Kereta di pelintasan ini biasanya memang tidak berjalan cepat. KA tanki itu, sedang mengirim BBM ke depo milik Pertamina di Jalan Halmahera.

"Tadi pas ketabrak tidak bisa keluar, saya bisa keluar pas kereta berhenti. Saya terseret sekitar 10 meter, Alhamdulillah tidak apa-apa," kata Prayitno yang saat itu mengaku sedang pergi untuk berbelanja. 

Sementara itu, Manager Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan kereta api yang terlibat kecelakaan itu sebelumnya mengisi BBM dari Stasiun Malang Kota Lama menuju depot Pertamina yang berada di Jalan Halmahera. Ia pun menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.

"Karena jalur kereta api harusnya steril tidak ada benda atau kegiatan apapun dan itu diatur dalam UU No 23 tahun 2007. Karena akan membahayakan perjalanan kereta api. Selanjutnya nanti koordinasi dengan aparat kewilayahan untuk tindak lanjutnya," terang Luqman. 

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi menyebut kasus ini tengah ditanganinya.

"Faktor yang mempengaruhi laka, kendaraan minibus tidak mengutamakan kereta api yang melintas. Kerugian material sekitar Rp 20 juta," sebutnya. (ian/ggs)


BERITA TERKAIT