Ngutil di Minimarket, Videonya Dishare, Wanita Ini Menyerahkan Diri | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ngutil di Minimarket, Videonya Dishare, Wanita Ini Menyerahkan Diri

Ngutil di Minimarket, Videonya Dishare, Wanita Ini Menyerahkan Diri Wanita ini mencuri setelah videonya dipublis di media sosial, ia menyerahkan diri.(ist)

Klikapa.com - Seorang wanita terekam kamera CCTV saat mencuri di minimarket yang berada di samping Kantor Pos Kota Batu Jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Pencurian tersebut viral setelah rekaman video CCTV diunggah di grup Facebook Rembug Online Batu (ROB). Diketahui rekaman video diabil Selasa (17/5) sekitar pukul 14.49 WIB.

Nampak dalam video tersebut pelaku mengambil beberapa barang yang kemudian dimasukkan ke dalam tas. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan toko. 

Menurut Kepala toko, Ayunda Dwi Kurniawati, kejadian pencurian itu terjadi saat pergantian shift dan petugas sedang sibuk di kasir. Namun petugas curiga ketika ada beberapa barang yang hilang. 

"Awalnya petugas tidak tahu. Pasalnya pelaku mengelabui petugas dengan hanya membeli satu botol minuman bersoda dan sabun. Namun saat petugas mengecek barang nampak ada yang berkurang," ujar Ayunda kepada awak media. 

Petugas toko pun melakukan kroscek dengan membuka rekaman CCTV. Diketahui dalam rekaman bahwa pelaku terlihat mengambil beberapa barang. 

"Beberapa barang yang hilang yaitu 3 boks susu untuk usia 1-3 tahun seberat 900 gram, satu botol parfum, satu botol kecap, dan satu botol shampo. Dengan total barang yang diambil sekitar Rp 400 ribu," bebernya. 

Pemilik toko pun segera men- share video pencurian itu ke grup facebook hingga viral. Tak disangka share video tersebut mendapat tanggapan salah satunya dari pelaku, Rabu (18/5) pagi. Pelaku nge-chat ingin bertemu petugas secara langsung.

"Setelah itu pelaku pada Rabu pagi mendatangi toko dan meminta maaf serta mengembalikan sebagian barang yang hilang. Pelaku ingin masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan," terangnya.

Karena keinginan pelaku, akhirnya pihak toko membuat surat pernyataan untuk pembayaran barang yang diambil dengan tenggang waktu. Serta melaporkan kejadian itu ke RT/RW agar ada sanksi sosial.

"Tapi jika melakukan sekali lagi kami akan melaporkan ke pihak berwajib. Itu kami lakukan karena pelaku juga


BERITA TERKAIT